Insiden Jembatan Gantung Garuda buatan TNI ambruk saat diresmikan Bupati, Bupati Pangandaran dan Rombongan Terjungkal

Jembatan Garuda Merah Putih yang dibangun oleh KODIM 0625 dan YON TP Pangandaran, ambruk saat diresmikan, Minggu (30/8/2026) sore.

Jembatan gantung Pongpet yang ada di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, runtuh saat Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dan Dandim serta sejumlah pejabat meresmikan jembatan tersebut.

Terlihat Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama Dandim 0625 Pangandaran dan sejumlah pejabat lainnya berada di atas jembatan.

Tiba-tiba, bagian jembatan mengalami kerusakan hingga membuat sejumlah orang yang berada di atasnya terjatuh.

Sebelum terjungkal akibat salah satu tali penyangga putus, Bupati Citra nampak berjalan melambat. Dia juga sempat meminta beberapa anggota rombongannya untuk tidak berjalan terlalu rapat. “Mundur-mundur”. Tak lama setelah ucapan itu, rombongan lalu terjungkal.

Jembatan Gantung Perintis Garuda Merah Putih dibangun oleh Kodim 0625/Pangandaran bersama Yonif 323/BP (Batalyon Tim Pertempuran). Jembatan ini diinisiasi oleh jajaran TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari program bantuan infrastruktur untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat desa menuju Kampung Budaya Margacinta.

Mengenai nilai anggaran pembangunannya, pihak TNI AD maupun Pemerintah Daerah Pangandaran belum merilis secara resmi total nominal biaya atau anggaran yang dihabiskan untuk proyek jembatan sepanjang 60 meter tersebut.

[VIDEO]

Berikut adalah poin-poin penting terkait insiden tersebut:

  • Penyebab Utama: Berdasarkan keterangan pihak TNI AD, struktur utama jembatan sebenarnya tidak roboh total. Insiden dipicu oleh kelebihan muatan (over kapasitas) karena ada lebih dari 50 orang yang berada di atas jembatan secara bersamaan. Hal ini mengakibatkan salah satu konstruksi pengikat (angkur) patah dan tali seling pengikat utama di sisi kiri terlepas.
  • Kondisi Korban: Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Beberapa orang, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), dilaporkan mengalami luka ringan dan lecet. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, yang ikut jatuh saat melintas dikabarkan sempat syok dan mengalami luka memar di bagian tangan.
  • Tindakan Lanjutan: Akses jembatan setinggi 30–40 meter di atas sungai ini langsung ditutup total untuk sementara waktu. Pihak berwenang tengah melakukan pemeriksaan teknis, pengujian material, serta berencana melakukan perbaikan agar infrastruktur penghubung Kampung Budaya ini dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat dengan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar