Inilah Skandal Sejarah yang Harus Disaksikan Seluruh Dunia.
Menteri Israel berbicara kepada para prajurit Israel sebelum memasuki Gaza, mengatakan: “Pegang bayi-bayi di Gaza dan hancurkan kepala mereka di atas batu”.
Ini adalah video saat awal tentara Israel akan memasuki Gaza pasca 7 Oktober 2023.
Berikut adalah konteks dan detail penting mengenai situasi tersebut:
- Asal Klaim: Laporan dan rekaman video yang beredar di platform media sosial seperti Instagram menuduh Menteri Pengembangan Perbatasan, Negev, dan Galilea Israel, Yitzhak Wasserlauf, melakukan panggilan telepon dengan tentara sebelum mereka memasuki Gaza. Dalam narasi yang beredar, ia disebut mengutip teks keagamaan tertentu (yang menyerupai Mazmur 137:9) untuk menghasut tentara agar membunuh bayi dengan cara membenturkannya ke batu.
- Retorika Serupa: Meskipun keaslian penuh atau konteks verbatim dari panggilan telepon spesifik Yitzhak Wasserlauf tersebut terus diperdebatkan dan diverifikasi secara independen, sejumlah politisi ekstrem kanan dan mantan pejabat Israel lainnya secara terbuka mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan anak-anak Gaza. Sebagai contoh, mantan anggota Knesset (parlemen Israel), Moshe Feiglin, memicu kecaman internasional setelah menyatakan di televisi nasional bahwa “setiap anak dan bayi di Gaza adalah musuh”.
- Kecaman Internasional: Berbagai organisasi hak asasi manusia dan badan PBB, seperti UNICEF dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB, berulang kali mengecam keras retorika dehumanisasi serta tingginya angka kematian anak-anak dan bayi di Gaza akibat operasi militer. Laporan PBB menyoroti bahwa retorika ekstrem dari pejabat pemerintah dapat berkontribusi pada tindakan kekerasan berlebihan di lapangan.
[VIDEO]







