Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) saat ini tengah mengambil langkah tegas terkait beredarnya potongan video CCTV yang diduga bermuatan asusila. Rekaman tersebut diduga melibatkan dua pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar.
Berikut adalah poin-poin penting terkait perkembangan kasus ini:
1. Pembentukan Tim Pemeriksa Ad Hoc
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengonfirmasi bahwa Pemprov telah membentuk Tim Pemeriksa Ad Hoc untuk menelusuri fakta dan memeriksa keterangan secara objektif. Tim ini diketuai langsung oleh Sekda dengan anggota Inspektur, Kepala BKD, serta Asisten II.
2. Identitas Terduga dan Pengunduran Diri
Berdasarkan klarifikasi awal, salah satu pejabat yang diduga berada di dalam video tersebut menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Sumbar. Saat dimintai keterangan, yang bersangkutan telah mengakui dirinya berada dalam rekaman tersebut dan langsung mengajukan surat mengundurkan diri dari jabatannya. Sementara pemeran lainnya diduga merupakan Kepala Tata Usaha di biro yang sama.
3. Sanksi Kedisiplinan ASN
Gubernur Sumbar telah mengarahkan agar kasus ini diselesaikan secara serius sesuai aturan yang berlaku. Jika hasil pemeriksaan final membuktikan adanya pelanggaran disiplin maupun etika pegawai, Pemprov Sumbar memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan.
Dugaan tindakan asusila di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menjadi sorotan publik setelah rekaman CCTV beredar luas di media sosial, Senin (24/8/2026).
Dalam rekaman yang viral tersebut, peristiwa diperkirakan terjadi di salah satu ruangan kantor dinas. Hal ini terlihat dari latar belakang lokasi yang memajang foto Wakil Gubernur Sumatera Barat.
Kedua pemeran dalam rekaman tersebut juga tampak mengenakan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sontak, unggahan tersebut menuai beragam reaksi dan komentar dari warganet.








astaga drun lg ngapain itu🤣🤣🤣
dih girang banget dpt fakta secuil. ending nya baca dong. pelaku mengaku. lalu gmn dg berhala mu yg punya ijazah palsu?
di 2024, asn diarahkan untuk milih 02….
artinya, pelakunya adalah pemilih atau pendukung wo2,
alias terwo…..
terwo/termul GOBLOK-nya permanen…
L.O.L
aneh padahal udah enak kerja disitu
Semenjak dikuasai oleh Keluarga Bencana Oslo plus IQ 58, Moral pegawai2 Konoha dan Aparatnya semakin minus. Memprihatinkan.
astaga drunnn drunnn di kandangnya Anis ini lo
lu juga pingin kan 🤣🤣🤣
pemilih wo2 di sumbar ada 39,45%,,,
dan faktanya, asn diarahkan untuk memilih 02…
jgn² pelakunya pendukung wo2,
alias terwo….
terwo/termul GOBLOK-nya permanen…
L.O.L
wowo sm bunted gay party kok gk dibully hai para terwo ato kalian para terwo ikut jd penonton ya
gimana ini nis, kejadian di basis suara lu tuh drun
di sumbar, wo2 dpt suara sekitar 1,2jt-an, atau 39,45% dari total pemilih……
jangan² pelakunya termasuk pemilih wo2, atau terwo…
terwo/termul GOBLOK-nya permanen…
L.O.L
di ruangan bunted sering kejadian kek gini malah lebih parah bong.
gubernur nya capa cih….. 🤣
masuk koalisi wowok kan? 😂😂😂
yg elu cap khariji 😂😂
jangan mundur, tetap kerja, tapi jangan digaji 🤣