🇮🇱Menteri keamanan nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menyerukan militer Israel untuk membunuh 30 hingga 40 warga Gaza setiap malam melalui operasi pembunuhan terarah.
Ben-Gvir menyampaikan seruan ini dalam sebuah wawancara podcast bersama mantan sandera Gaza, Rom Braslavski, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Ia melontarkan ide ini sebagai kritik atas apa yang ia anggap sebagai penurunan intensitas serangan militer Israel di Jalur Gaza.
Politikus sayap kanan ekstrem tersebut menegaskan bahwa serangan tidak boleh terbatas pada mereka yang dianggap menimbulkan bahaya langsung. Menurutnya, warga Palestina yang “tidak terlibat aktif” dalam pertempuran pun tidak boleh dikecualikan dari serangan udara Israel.
Dia bahkan menganggap warga Gaza bukan manusia.
“Ada orang-orang di sana yang tidak layak hidup. Mereka seharusnya tidak hidup. Mereka bahkan bukan manusia,” ujar Ben-Gvir.
[VIDEO]
Pernyataan tersebut merupakan yang terbaru dalam rangkaian panjang komentar ekstrem dari Ben-Gvir, yang menjabat dalam pemerintahan koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu serta mengendalikan kepolisian dan layanan penjara Israel.
Menteri sayap kanan jauh ini telah meningkatkan pengaruhnya di Israel seiring langkah negara tersebut menuju pemilihan umum pada 27 Oktober tahun ini.
Ben-Gvir mengatakan kepada Braslavski bahwa ia tidak setuju dengan keputusan Netanyahu untuk mengurangi serangan militer di Gaza di bawah “gencatan senjata” saat ini; sebaliknya, ia mendesak dilakukannya kembali pembunuhan terarah yang menyasar lebih dari sekadar mereka yang dianggap sebagai ancaman aktif.
Dalam podcast tersebut, Ben-Gvir juga menyerukan agar warga Palestina didorong untuk meninggalkan Gaza secara permanen, seraya mendukung pembangunan permukiman baru Israel di wilayah itu; ia mengatakan kepada Braslavski bahwa ia menganggap “seluruh Gaza sebagai milik kita”—sebuah pernyataan yang telah ia sampaikan berulang kali.
Para ahli hukum internasional telah memperingatkan bahwa emigrasi massal, paksaan, atau emigrasi yang direkayasa semacam ini dapat dikategorikan sebagai pembersihan etnis.
Itamar Ben-Gvir adalah seorang politikus ultranasionalis ekstrem kanan, pengacara, serta Menteri Keamanan Nasional Israel dalam pemerintahan Benjamin Netanyahu. Lahir pada 6 Mei 1976, ia dikenal secara internasional karena pandangan politiknya yang rasis, anti-Arab, dan kerap memicu kontroversi serta provokasi. Sebelum masuk ke pemerintahan, ia memiliki rekam jejak panjang dalam gerakan radikal, menghasut rasisme dan mendukung organisasi teroris (gerakan Kahanis).
Ben-Gvir adalah ketua partai Otzma Yehudit (artinya: Kekuatan Yahudi), sebuah partai politik berhaluan sayap kanan ekstrem di Israel, yang memiliki 6 kursi di Parlemen (Knesset) dan tergabung dalam blok koalisi pemerintahan PM Netanyahu.
Berikut adalah rincian partai politik utama yang menyusun koalisi pemerintahan Netanyahu beserta kekuatan kursi aslinya di parlemen:
Nama Partai Haluan Politik / Ideologi Jumlah Kursi di Parlemen Likud Sayap kanan, Nasionalis Sekuler 32 kursi Shas Ultra-Ortodoks (Haredi Sefardi) 11 kursi United Torah Judaism (UTJ) Ultra-Ortodoks (Haredi Ashkenazi) 7 kursi Otzma Yehudit (Jewish Power) Sayap kanan jauh, Ultranasionalis 6 kursi Religious Zionist Party Sayap kanan jauh, Zionis Religius 7 kursi New Hope (Tikva Hadasha) Sayap kanan-tengah (bergabung belakangan) 4 kursi
📌 Poin Penting Tambahan
- Status Mayoritas: Koalisi inti awal yang dibangun oleh Netanyahu menguasai total 64 dari 120 kursi di Knesset. Jumlah ini memenuhi ambang batas minimal 61 kursi yang disyaratkan untuk membentuk pemerintahan di Israel.
- Dinamika Aliansi: Selama pecahnya perang, partai National Unity pimpinan Benny Gantz sempat masuk ke dalam kabinet darurat demi persatuan nasional, namun mereka resmi menarik diri keluar dari pemerintahan, sehingga kendali koalisi kembali bertumpu pada partai-partai sayap kanan dan ultra-ortodoks di atas.







Ben Kafir ini halal darahnya
Wahai rakyat palestina sebelum kalian dibunuh , bunuh2i juga Jahudi kafir harbi itu , insya Allah jika kalian terbunuhpun akan Syahid.
mereka bisa berlaku brutal kepada umat di palestina karena umat islam tidak punya khalifah.
sekarang yg berkuasa di negeri 2 muslim adalah boneka kafir penjahah pengkhianat umat
khalufah adalah pelindung umat, inilah pentingnya umat untuk fokus pada perjuangan untuk berdirinya khilafah
jaman now ada ya orang kek gini?
astaghfirullah al adzim