DEMO AKBAR 27 AGUSTUS 2026
Kelompok mana saja yang bakal turun aksi?
Kelompok utama yang dipastikan turun dalam Demo Akbar Kamis 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI adalah koalisi masyarakat sipil yang dipelopori oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB).

Berikut adalah rincian elemen kelompok massa yang terlibat beserta daftar kelompok yang memilih untuk absen atau menolak aksi tersebut:
โ Kelompok Massa yang Turun Aksi
- Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB): Merupakan motor utama gerakan ini. Rombongan dari Pati, Jawa Tengah, bahkan sudah tiba lebih awal di Jakarta sejak 21 Agustus untuk mendirikan posko logistik di sekitar Kompleks Parlemen.
- Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB): Koalisi besar yang menjadi wadah gabungan bagi berbagai jaringan aktivis daerah, organisasi buruh, dan elemen masyarakat sipil dari wilayah Jabodetabek serta daerah lainnya.
- Aliansi Rakyat Bersatu: Kelompok aktivis yang ikut melakukan konsolidasi bersama AMPB di Jakarta untuk memperkuat basis massa menjelang puncak aksi.
Tuntutan utama dari kelompok-kelompok di atas adalah mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor dan menerapkan hukuman mati bagi koruptor.
โ Kelompok yang Menolak & Tidak Ikut Aksi
Meskipun narasi demo ini sempat viral, sejumlah organisasi kemahasiswaan nasional secara resmi menyatakan menolak dan tidak akan ikut ambil bagian karena menilai adanya potensi provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum:
- BAMUS BETAWI: Muhammad Rifky alias Eki Pitung, yang menjabat sebagai Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi mengimbau agar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tidak membawa massa besar ke Jakarta demi menjaga ketertiban, keamanan bersama, serta mengantisipasi adanya provokasi.
- KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia): Secara tegas menolak rencana aksi ini demi menjaga stabilitas nasional dan keamanan simbol negara. KAMMI juga mengimbau agar fokus dialihkan pada misi kemanusiaan terkait bencana alam di daerah lain.
- BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia): Memilih tidak turun dalam aksi ini dan menyatakan masih dalam tahap konsolidasi internal.
- PB PII (Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia): Mengimbau massa agar tidak terprovokasi dan lebih mendorong ruang dialog rasional ketimbang mobilisasi massa yang rentan gesekan.
Demo 27 Agustus di Jakarta Berpotensi Ramai, Polisi Antisipasi Rusuh
Polisi memastikan mengawal jalannya unjuk rasa warga Pati, Jawa Tengah, di depan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, polisi akan mengantisipasi potensi kerusuhan dan penyusupan pihak tak berkepentingan.
Petugas gabungan mengantisipasi kerusuhan dengan patroli kewilayahan, patroli siber dan intelijen, serta pemeriksaan di lapangan.
โKalau kami lebih fokus kepada agar kegiatan ini tidak disusupi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan lain, khususnya yang berkepentingannya mau mencoba merusak, buat rusuh, mau memprovokasi,โ ujar Roby saat ditemui di lokasi, Jumat, dilansir Kompas.com.
Pernyataa Koordinator Aksi
Kepada kepolisian, para koordinator aksi juga meminta untuk dipertemukan kepada perwakilan dari DPR, khususnya Puan Maharani, untuk menyampaikan tuntutan mereka.
โTadi sudah saya sampaikan ke kepolisian untuk menyiapkan negosiator untuk bertemu Bu Puan,โ kata koordinator aksi, Botok, saat ditemui terpisah.
Mereka membawa tuntutan agar RUU Perampasan aset segera disahkan dan meminta hukuman mati untuk koruptor.
Belasan warga Pati merapat ke Gedung DPR/MPR RI, Jumat pagi. Mereka hendak bermalam dan membangun tenda di depan gedung dewan hingga demo besar pada 27 Agustus 2026.
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyebut warga Pati lainnya bakal menyusul datang ke depan Gedung DPR/MPR RI, pada Rabu (26/8/2026).
Koordinator AMPB Teguh Istianto meminta kepada petugas terkait agar memahami situasi yang ada.
Menurut dia, ini adalah bentuk perjuangan masyarakat dalam menyampaikan kritik ke pemerintah.
“Kita itu hanya untuk bertempat di sini, kan cuma sebentar. Ya, jadi tolonglah untuk aparat itu bijak menghadapi ini. Negara kita adalah milik rakyat,” tuturnya.







tuntutan nya tanggal “KORUPTOR”, yg ke ANTARTIKA blm plg kah ?
Hari gini masih prcaya pd dialog dg pnguasa yg sdh jls2 nye nye
wah rezim mau di Nepal kan
Curiga para pentolan Pati ini kan antek Solo jauhยฒ ke Jkt masa iya ga ada pemodal…. kalaupun bener biarin aja mereka saling menjatuhkan.
BODOH, GOBLOK, pergi ke jakarta demo, harus sendiriยฒ berangkatnya. naek bus 21 buah ????? ya dibredel di JALAN TOL, GOBLOK dasar IQ78.
ke Jakarta demo itu, jalan sendiriยฒ, kalo rombongan, harus rombongan kecil LEWAT JALAN TIKUS. dari saya yang thn 1998 memandu mahasiswa lewat jalan tikus di cikarang-bekasi-DKI
sesuai perjanjian hanya 2 th, terakhir Oktober 2026. memasuki batas akhir akan di rong rong oleh gorong-gorong. siap siap gelar tiker sambil ngupi ama ruti โ๐ฐ ๐๐
yang dari pati itu modus lama, orangยฒ lugu diajak tour ke Jakarta gratis semuanya. dikhabarkan eo nya memalak setiap kecamatan di kabupaten Pati, mungkin juga ada penyandang dana. yang dikhawatirkan akan ada operasi intelijen, kasus penjarahan dan kematian ojol th lalu. semoga tetap aman
Apa ini mau menurunkan prabowo dan menaikkan gibran?