Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite

Pemerintah memang sedang mematangkan rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan alasan agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat kelas atas.

Berikut adalah poin-poin penting terkait rencana kebijakan tersebut:

📌 Kriteria dan Target Pembatasan

  • Berbasis Kelompok Ekonomi (Desil): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah mengkaji pembatasan untuk masyarakat yang masuk dalam Desil 9 dan Desil 10. Kelompok ini merupakan 20% penduduk dengan tingkat kesejahteraan atau ekonomi tertinggi (kelompok kaya).
  • Kategori Kendaraan: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan bahwa mobil mewah (seperti BMW atau Mercedes-Benz) seharusnya tidak lagi menggunakan BBM subsidi. Pembatasan juga sebelumnya diwacanakan menyasar mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc.

🗓 Waktu Pelaksanaan

  • Diterapkan Bertahap: Kebijakan ini direncanakan berjalan secara bertahap. Pemerintah membuka kemungkinan memulai pembatasan untuk desil teratas pada akhir tahun ini, sebelum nantinya terintegrasi penuh dalam kebijakan fiskal jangka panjang hingga 2027.
  • Kondisi Saat Ini: Rencana ini masih dalam tahap finalisasi kajian sistem dan data. Pembelian Pertalite di lapangan saat ini masih berjalan normal seperti biasa menggunakan sistem QR Code.

📊 Tujuan dan Dampak Anggaran

  • Penghematan Anggaran: Melalui pembatasan desil atas ini, pemerintah memproyeksikan potensi penghematan anggaran subsidi energi sekitar 10%. Anggaran yang dihemat tersebut nantinya bisa dialokasikan ke sektor yang lebih produktif.

💡 Catatan Kontroversi:
Rencana ini sempat memicu perdebatan di masyarakat, khususnya mengenai validitas data desil ekonomi dari pemerintah. Banyak warga mengeluhkan adanya ketidakakuratan data di lapangan, di mana pekerja dengan pendapatan pas-pasan justru tercatat masuk ke desil atas. Oleh karena itu, pemerintah kini sedang terus mematangkan kesiapan sistem Pertamina agar eksekusinya nanti tidak salah sasaran.

Baca selengkapnya: TEMPO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. banyak berita bilang dirinya masuk ke desil 10, gimana cara keluarnya, karena banyak juga yang pas-pas an tapi satu rumah motor bisa 2 atau 4, karena dipakai buat ojek, operational di pasar, sekolah..

    1. saya punya motor butut knalptnya ja bocor, rumah milik sendiri ( jual warisan + ngutang ) kok masuk desil 9 …KIP ga dapet… dipajekin iya…