Indonesia tidak kekurangan sumber daya alam, penduduk, ataupun modal pembangunan.
Persoalannya adalah kemampuan mengubah semua potensi itu menjadi produktivitas dan kekuatan ekonomi yang mandiri.
Kualitas SDM masih menjadi hambatan. Sebagian besar penduduk belum mencapai pendidikan tinggi, sementara kualitas literasi dan pembelajaran masih tertinggal. Populasi besar akhirnya belum otomatis menjadi human capital yang mampu menghasilkan teknologi dan produktivitas tinggi.
Ruang fiskal juga semakin berat. Ketika porsi besar penerimaan pajak harus dialokasikan untuk bunga dan kewajiban utang, kemampuan negara membiayai pendidikan berkualitas, riset, teknologi dan infrastruktur produktif menjadi semakin terbatas.
Dari sisi eksternal, Posisi Investasi Internasional (PII) neto yang masih negatif dan utang luar negeri yang besar menunjukkan bahwa Indonesia tetap mempunyai ketergantungan terhadap modal dan pembiayaan global. Ketika dolar menguat, suku bunga global naik atau investor melakukan risk-off, ruang kebijakan domestik ikut terpengaruh.
Persoalan tersebut menjadi semakin berat ketika kualitas institusi belum kuat. Daya saing melemah, persepsi korupsi masih buruk, demokrasi mengalami tekanan, dan literasi belum cukup tinggi. Akibatnya, modal yang besar tidak selalu berubah menjadi investasi yang efisien dan produktif.
Karena itu, kemandirian ekonomi tidak dapat dibangun hanya melalui slogan hilirisasi, swasembada atau memperbesar peran negara. Indonesia membutuhkan program teknokratis yang teruji: pendidikan dan vokasi berkualitas, peningkatan produktivitas, disiplin fiskal, riset dan teknologi, pendalaman modal domestik, penguatan ekspor bernilai tambah serta reformasi institusi.
Fakta ini tidak dipahami oleh Presiden dan anggota kabinetnya. Itu terbukti dari cara mereka bicara dan menolak dikritik dan sinis kepada aksi protes mahasiswa.
(Erizeli Jely Bandaro)








lalu dengan fakta yang begini… oleh para para penjilat dan babi anjing Wowo Wiwi kita disuruh optimis, NDASSSSMU kui…. buoddddduuoooohhhh guobbbbloggg
revolusi pendidikan sih sudah saatnya pondok dirubah jd sekolah modern spt emyu, universitas ajng kompetisinya bukan di bem atau jd berpolitk tp jd kompetisi stem antar universitas, bukan jd politisi dadakan trus diundang tv, yg diundang yg berpestasi di bidang stem
Bowok Gendut mana ngerti yg beginian dia mah yang penting jadi Presiden, itulah tujuanya JADI PRESIDEN, stelah jadi dia ga tau mau ngapain lagi. Pekok bener.
hadeuh….. sekarang uda erizeli yang pesimis, nihhh aku copas dari “Visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia mandiri berfokus pada konsep berdiri di atas kaki sendiri dengan memprioritaskan swasembada pangan, kemandirian energi, serta penguatan industrialisasi nasional demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan bangsa di tengah dinamika global”.
visi pak prabowo sudah dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia. cuma masalah nya belum banyak yang mau bersyukur atas kerja keras rezim londo ireng. ga percaya ??? coba tanya terwo 🤣🤣
hadeuh….. sekarang uda erizeli yang pesimis, nihhh aku copas dari “Visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia mandiri berfokus pada konsep berdiri di atas kaki sendiri dengan memprioritaskan swasembada pangan, kemandirian energi, serta penguatan industrialisasi nasional demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan bangsa di tengah dinamika global”.
visi pak prabowo sudah dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia. cuma masalah nya belum banyak yang mau bersyukur atas kerja keras rezim londo ireng. ga percaya ??? coba tanya terwo 🤣🤣
ini adalah hukuman kolektif buat seluruh rakyat Indonesia. SDM minus, GK suka baca buku, minim literasi, horeg, koplo, judol, rokok, latah dgn demokrasi, miras , ormas silat, korup semua level .
Kalau KUALITAS manusianya seperti ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo ini:
1. Aris Wijayantolol alias ABAH DUKUN alias ISLAM ABANGAN alias KERE KESOT MUNAFIK islamophobia ODGJ akut, MABUK ONANI, MABUK KEJAWEN, MABUK CABUL
2. Anonim TerWo (Akal Nol, Otak miNim, Ternak GendruWo Wowo)
3. EBeneZER SituMORANG ( Enak Bener jadi buZER Situ Memang Otaknya kuRANG)
4. Albert Timodius Saragih
5. Rangga MilanBlues Saryatama
6. Kentung Kwng
7. Federico Valverde preman KAMPUNGAN GUOBLOKKKK
8. Enzot Fernandez pemain tarkam TERGOBLOK sedunia
9. si win/Edwin Cakra CEKER
10. Judi Belingham, ST., M.Si (Semakin Tolol, Magister Sinting)
11. Lionel SukaONANI
12. Farah “otak parah” Fariha
JELAS INDONESIA TAK AKAN PERNAH MAJU‼️😜🤣😝😂
Apalagi para terwo GOBLOK yg suka nongol di sini,,,,,
mana mungkin paham,,,
bahkan OGAH buat PAHAM….
L.O.L
sok2 bicara mandiri lah infografisnya aja pake AI, drunnnn drunnn introspeksi ya
Lha dimana salahnya pake AI untuk . membuat data bisa lebih mudah dibaca dan difahani oleh orang awam macam lo !!!
Di tangan orang bodoh, bahkan sebongkah berlian pun akan menjadi rongsokan yg tidak memberi manfaat.