Pak Bagas, seorang ahli nuklir alumni asli UGM (masuk 1984 – lulus 1988) yang hadir menjadi saksi di persidangan gugatan ijazah Jokowi, mengatakan:
Seandainya UGM pernah mengeluarkan ijazah tahun 1985 kepada Jokowi. Rektor tidak punya legal standing Untuk mengatakan “Ijazah yang dipegang Jokowi saat ini sama dengan ijazah tahun 1985 itu”.
Karena itu Rektor perlu memanggil Jokowi datang ke kampus membawa ijazahnya. Kemudian ijazah itu diklarifikasi dengan data yang ada di kampus. Barulah setelah itu rektor bisa mengatakan. Bahwa ijazah yang dipegang Jokowi itu asli atau palsu.
TANYA JAWAB MENARIK PAK BAGAS DENGAN PENGACARA.
Pengacara: “Bisa tidak skripsi yang tidak ada tanda tangan pembimbing dinyatakan lulus?”
“TIDAK BISA”
Pengacara: “Bisa tidak S1 UGM jurusan apapun memiliki IP kurang dari 2?”
“TIDAK PERNAH ADA”
Pengacara: “Pak Bagas ini pernah berjumpa dengan Pak Joko Widodo?”
“PERNAH. BERSALAMAN”
Pengacara: “Apakah wajah Pak Jokowi yang pernah anda salaman, sama dengan wajah yang ada di ijazah Jokowi yang diposting Dian Sandi di media sosial?”
“TIDAK SAMA”
SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO…







semua prosedur itu udah dilalui rektor UGM makanya rektor UGM menyatakan kesamaan ijazah itu, paham drunn?
jubir berhalanya langsung keluar 🤣🤣
Sot lu kalo nyebokin pake lidah ya….😂😂😂😂😂
Frederico, ente tulang cebok…makanya tau itu tai asli bukan palsu…kebanyakan becanda ente
yang berkumis itu Joko asli, yg klimis tanpa kacamata itu blongkowi
jangankan rektor UGM, presiden pun tunduk, patuh dan mengembik dihadapan raja oslo. kasihan….. kadrun ga faham 🤣🤣🤣🤣🤣🤩🤩🤩
Eh ada pasangan Kesot…😁
semua akan ada pertanggungjawabannya apa yg kita perbuat, balasannya bisa didunia bisa diakherat bisa langsung ke pelaku bisa keturunannya, itu pun kalau percaya sama tuhan, maka selagi bisa berbuat baiklah didunia ini, banyak membantu orang, tidak mempersulit orang lain apalagi berbuat zolim.
Telah diingatkan Yang Kuasa….Azab bagi pendusta sangatlah pedih. Bergembiralah saat ini dan Tunggu balasanNya.