Kasus Fathimah ini lucu sekaligus nyesek

✍️M Maki

Kasus Fathimah ini lucu sekaligus nyesek, sebenernya ini fenomena klasik di politik identitas kita, cuma kali ini korbannya dia seorang perempuan, ya emang lagi panas aja sekarang, ya saya cuma bisa senyum lihat pola serangan yang dipake ke dia tuh, kemarin dituduh sekte Syi’ah, eh sekarang malah bergeser jadi dituduh imigran Yaman.

Nah di sinilah titik krusialnya, mereka tuh sebenernya udah kehabisan jurus, alias gak punya kemampuan buat nyerang pemikiran atau argumen dia secara langsung, makanya mereka milih jalan pintas yang paling gampang dan paling murah, yaitu nyerang pribadi dan asal-usulnya.

Cara main kayak gini tuh dalam ilmu politik namanya delegitimasi, tujuannya cuma satu, biar publik gak usah mendengarkan apa yang dia ucapkan, karena otomatis kalo udah dicap imigran atau penganut sesat, semua kata-katanya dianggap gak valid begitu aja.

Padahal kalo kita cermati, dua tuduhan itu saling bertolak belakang, Syi’ah itu biasanya identik dengan afiliasi ke Iran dan dianggap pembaharu oleh sebagian kalangan, sementara imigran Yaman justru merujuk ke akar Hadramaut yang mayoritas Sunni dan berseberangan dengan Syi’ah, terus gimana ceritanya dia bisa dituduh dua hal yang saling tabrakan?? karena yang penting bukanlah kebenaran faktualnya, tapi efek negatif yang nempel, mereka cuma butuh stempel negatif yang lagi populer aja, kalo tuduhan Syi’ah udah mulai gak mempan atau dianggap basi, mereka tinggal ganti ke narasi xenofobia biar tetap menggigit.

Btw, ini pertanda bagus sebenernya buat Fathimah, walaupun terdengar aneh, tapi kalo lawan udah mulai main kayak gini, artinya kehadiran dia mengancam posisi mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. dan yang ga kalah pentingnya, semuanya masyarakat menjaga, cepat tanggap dan peduli akan keselamatan nya. di Konoha akal waras (otak) dan rawaras (otot) selalu terjadi benturan.