Debat Fathimah vs Polisi

Polisi: “Mahasiswa dilarang demo di Bundaran HI karena bisa akibatkan kemacetan”

Mahasiswa: “Bundaran HI adalah ruang publik dan penyampaian pendapat dimuka umum tidak dilarang dan dijamin dalam UU kebebasan berpendapat”

Polisi: “Tetap tidak bisa”

Mahasiswa: “berdasar UU mana ?”

Polisi: “pokoknya tidak bisa !”

Dan jalanan seputar HI pun macet.

Masyarakat dan pekerja seputar HI: “ga ada demo pun tiap hari macet kok lagian sebagian besar kita pakai MRT, TJ, KRL jadi ya demo juga ga ngaruh sama sekali sih”.

Fakta 1:
Mahasiswa 1.200 orang
Polisi & TNI 9.424 orang + intel + anjing
Jadi yang bikin macet siapa ya?

Fakta 2:
Perbandingan mahasiswa vs polisi & tni 1 : 9
Apakah mahasiswa yang aksi damai tanpa senjata ini dipandang sekelas Navy Seals, SAS atau Delta Force hingga perlu dihadapi dengan komposisi sebanyak itu?

Hikmah lainnya masyarakat jadi paham kenapa aksi kriminalitas makin meningkat….

Ya karena polisi cuma duduk duduk dimarkas saja atau di diskotek bersama tentara bukannya jalan jalan patroli dijalanan kota dan pemukiman tapi begitu mahasiswa lakukan aksi suarakan amanat penderitaan rakyat langsung pada muncul semua.

Gitu.

(Budi Saks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. 1:9 ngabisin uang negara, unfaedah. yang dihadapi mahasiswa kritis, punya daya nalar yang bagus dan berakhlaq. yang mereka bawa ketika demo hanya “otak”. seharusnya menghadapi nya dengan “otak” pula, bukan dengan otot. emang kalian pikir mahasiswa mau tawuran 🤣🤣🤓🤓😛