

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem:
Komitmen gerakan ini untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum melalui koalisi nasional seluas mungkin mencerminkan keinginannya untuk menjadikan pemilu mendatang sebagai peluang guna membangun sistem politik sejati yang berbasis konsensus—yang didukung oleh seluruh kekuatan Palestina—serta membuka jalan bagi kepemimpinan nasional yang bersatu dan mampu mengelola seluruh persoalan nasional secara kolektif di tengah tantangan eksistensial yang dihadapi oleh rakyat dan perjuangan kita.
Apa yang menyebabkan faksi Palestina tertentu menjadi sangat marah ketika kekuatan-kekuatan Palestina lainnya berbicara mengenai niat mereka untuk membangun kesepakatan konsensus nasional bagi pemilihan umum legislatif mendatang?
Apakah tujuannya adalah agar keretakan, perselisihan, dan perpecahan ini terus berlanjut?
Mereka yang marah justru adalah pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh perpecahan tersebut; mereka khawatir akan prospek penataan kembali tatanan internal Palestina yang didasarkan pada prinsip-prinsip pluralistik.
Keputusan kami sudah jelas: kami akan terus bekerja sama dengan seluruh patriot untuk membangun konsensus nasional seluas mungkin bagi pemilihan umum mendatang, guna memastikan ajang tersebut menjadi pintu gerbang bagi penataan sistem politik Palestina di atas landasan yang demokratis dan pluralistik—yang bebas dari sikap eksklusif maupun tindakan sepihak.
(Sumber: FB)
***
Palestina menjadwalkan pemilihan legislatif nasional pada tanggal 28 November 2026. Langkah besar ini diambil setelah hampir dua dekade wilayah tersebut absen dari pesta demokrasi akibat konflik dan perpecahan politik internal.
Berikut adalah ringkasan perkembangan dan agenda Pemilu Palestina tahun 2026:
- Pemilihan Legislatif (November 2026): Berdasarkan dekrit resmi yang dikeluarkan oleh Presiden Mahmoud Abbas, pemilihan untuk anggota Parlemen Dewan Legislatif Palestina (PLC) akan serentak digelar pada 28 November 2026.
- Pemilihan Presiden (Awal 2027): Menyusul pemilu legislatif, pemilihan presiden direncanakan bakal bergulir pada awal tahun 2027.
Kesiapan Hamas: Kelompok Hamas secara resmi menyatakan siap berpartisipasi dalam pemilu legislatif akhir tahun ini. Hamas berniat membentuk koalisi nasional seluas mungkin dan menolak pembatasan syarat politik bagi kandidat.







pemerintah Palestina adalah KEPANJANGAN TANGAN ZIONIST, tepi barat gak ada HAMAS, tapi rakyatnya dibunuh zionist, Abbas si presiden diam saja
ntar cem dulu.. Hamas menang pemilu.. pihak yg kalah ga terima.. “angkat senjata”.. perang saudara..!!
giliran zionis lakuin kjahatan mreka “simpan senjata”..!! 😵😵😵