Semoga Allah merahmati Fathi Khazem Abu Al-Ra’ad serta kedua putranya yang syahid

Tentara pendudukan memerintahkannya, “Tunduk dan angkat tanganmu.”

Fathi Khazem Abu Al-Ra’ad menjawab dengan segala kebanggaannya: “Dan siapakah kamu, sehingga aku harus tunduk padamu?”

Maka mereka menembak dadanya.

Fathi Khazem Abu Al-Ra’ad — ayah dari dua syahid Ra’ad dan Abdul Rahman Khazem — syahid hari ini setelah pasukan pendudukan “Israel” menerobos masuk ke rumahnya di jantung Jenin (Tepi Barat Palestina) dan mengeksekusinya di dalam rumah, sebelum menahan jenazahnya.

Abu Al-Ra’ad gugur sebagai syahid… dalam keadaan berdiri tegak, sebagaimana yang ia inginkan. Ia hanya bersujud kepada Allah.

Semoga Allah merahmati Fathi Khazem Abu Al-Ra’ad, dan kedua putranya yang syahid Ra’ad dan Abdul Rahman, serta menerima mereka semua di surga yang tertinggi.

***

Fathi Khazem (dikenal sebagai Abu Al-Ra’ad) adalah seorang mantan perwira tinggi militer Palestina dan tokoh perlawanan menonjol di Jenin, Tepi Barat. Ia tewas ditembak oleh pasukan keamanan Israel dalam sebuah penggerebekan di rumahnya pada tanggal 21 Agustus 2026.

Namanya dikenal luas secara internasional sebagai “bapak para syuhada” setelah dua putra kandungnya gugur dalam konflik terpisah dengan militer Israel.

Latar Belakang & Karier Militer

  • Asal-usul: Lahir pada 9 September 1966 di kamp pengungsi Jenin. Keluarganya merupakan pengungsi Palestina yang terusir dari wilayah Shafa’amr pada peristiwa tahun 1948.
  • Karier: Ia merupakan pensiunan dengan pangkat terakhir Kolonel di Pasukan Keamanan Nasional Otoritas Palestina (PA), dan pernah mengemban tugas sebagai wakil komandan wilayah Nablus.

Simbol Perlawanan di Jenin

Fathi Khazem menjadi figur simbolis yang dihormati di Tepi Barat karena keteguhannya setelah kehilangan dua putranya:

  • Ra’ad Khazem: Putra sulungnya, tewas pada April 2022 setelah melakukan aksi penembakan di Jalan Dizengoff, Tel Aviv.
  • Abdul Rahman Khazem: Putra keduanya, yang merupakan salah satu komandan faksi bersenjata Brigade Al-Quds, tewas pada September 2022 dalam baku tembak dengan militer Israel.

Akibat aktivitas dan pengaruh spiritualnya terhadap kelompok perlawanan di Jenin, rumah Fathi Khazem sempat dihancurkan oleh militer Israel, dan ia terus menjadi target pengejaran selama bertahun-tahun.

Peristiwa Kematian (Agustus 2026)

Pada dini hari tanggal 21 Agustus 2026, pasukan Israel mengepung dan menyerbu rumahnya di pusat kota Jenin. Terjadi perbedaan kronologi yang tajam mengenai insiden tersebut:

  • Versi Militer Israel: Mengklaim bahwa Fathi Khazem bersenjatakan pisau dan ditembak karena mencoba menyerang salah satu tentara yang hendak menangkapnya.
  • Versi Keluarga & Saksi Mata: Menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan eksekusi atau pembunuhan berencana. Menurut putranya yang berada di lokasi, Fathi ditembak sebanyak 7 kali dari jarak dekat di depan anaknya yang masih remaja. Pihak medis juga dilaporkan dilarang mendekat hingga ia kehabisan darah.

Hingga saat ini, jenazah Fathi Khazem masih ditahan oleh otoritas militer Israel dan belum dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. inilah tepi barat yg diakui “arab” & internasional.. & mreka tetap “diam”..

    ad akun yg prnah komen dimari menarasikan kurang lebihnya cem ni.. “diamnya” ato brsabarnya “arab” adlh bagian dari strategi..

    “strategi” yg telah mengakibatkan banyak nyawa trkorban.. 😵😵😵