KEBAKARAN HUTAN KALIMANTAN??
✍️Rino Thesaloga
Tanpa mengurangi rasa hormat pada usaha keras BPBD dan Damkar yang berjuang memadamkan api, saya akan beberkan kenapa kebakaran dan kabut asap 2026 ini adalah bukti nyata bahwa kita ini idiot semua (semoga tersinggung).
Kenapa kita idiot?
1. Sudah ada prediksi, tidak ada usaha pencegahan. Kebijakan kita reaktif semua (Kebakaran sudah terjadi, baru bereaksi).
Penelitian ilmiah prediksi titik api, peringatan dini dan manajemen resiko kebakaran sudah publikasi sejak 29 July 2026.. Tinggal diikuti!
https://doi.org/10.1016/j.nhres.2026.07.007
Peringatan El-Nino (yang menyebabkan kemarau sangat panjang) sudah diberikan sejak 2 Juni 2026
https://wmo.int/news/media-centre/wmo-prepare-el-nino
Lalu apa responya??.. dianggap angin lalu?? Apa karena tidak ada nilai proyek nya lalu tidak mau dikerjakan? Kurang strategis begitu?
2. Akar masalah sudah diidentifikasi, tapi tidak ada aksi.
Borneo Nature Foundation sudah mengunggah foto-foto di bawah ini sejak 2019!
Intinya Lahan Gambut itu harus selalu basah, malah dibuka dengan parit pangaringan, = gambut kering + membakar lahan= SELAMAT MENIKMATI ASAP..
HAMPIR SEMUA penyebab kebakaran adalah ULAH MANUSIA.. HAMPIR SEMUAA!
Tidak ada itu kebakaran disebabkan oleh panas matahari lah.. petir lah.. gesekan daun dll.. dari tahun 1987 (kebakaran pertama) sampai sekarang 2026 semua oleh PEMBUKAAN LAHAN.. Bngst! Sengaja! Aji mumpung!! Sabotase! Pembukaan terselubung!?.. perusahaan besar, kecil, pribadi, dll.. sama saja semua bertanggung jawab!
https://vt.tiktok.com/ZSVPFKSg9/
ALASAN UTAMA semua tutup mata = DUIT
Lahan gambut itu TIDAK PRODUKTIF (kecuali untuk kebun nanas), tapi DIPAKSA jadi lahan perkebunan Sawit, dll.. semata demi DUIT.. hutan habis.. kemarin SAHAM Perusahaan sawit NAIK semua.. artinya apa? Market expect akan ada ekspansi usaha sawit saat ada kebakaran seperti ini!
https://www.facebook.com/share/v/1KJ6p6pUGV/
(Kalo gak bisa dibuka linknya, copas aja dulu di whatsapp, baru di klik via whatsapp atau web)
Mau bukti? Lihat Proyek pembukaan lahan gambut yang sudah dilakukan
- Proyek Lahan Gambut (PLG) 1995.. jadi apa?
https://money.kompas.com/read/2023/08/16/190600426/food-estate-era-soeharto-proyek-gagal-hutan-gambut-terlanjur-rusak - Proyek Food estate 2020-2023.. jadi apa?
https://www.bbc.com/indonesia/articles/c05g4zlm80ro
Dana proyek 5,1 triliun habis begitu saja >> lahan gambut terlanjur rusak dan kering.. >>kebakaran, >> gelontorkan lebih dari Rp10 triliun hingga Rp15 triliun rupiah (2015-2026) untuk memadamkan api
Keluar uang untuk membuat bencana.. keluar uang lagi untuk mengatasi bencana..
Disebut apa ini?? Idiot kan?
Kajian ilmiah ada, tenaga ahli banyak.. Ditabrak semua asal proyek jalan.. GAGAL ujung2nya..? hanya membuat BENCANA yang hari ini dirasakan warga Kalimantan Tengah.
kemudian masyarakat IKUT-IKUTAN membuka lahan membuat kebun tanpa memahami kajian ekologis ilmiah tentang lahan gambut.. akhirnya apa?
- Usaha gagal, tanaman tidak bisa tumbuh di gambut
- Usaha berhasil, tapi kebakar pas kemarau = gagal habis
Bangsa Dayak dahulu membuka lahan dengan membakar itu LAHAN JAWUK / lahan tanah sejati (non-gambut, lahan subur). tidak ada istilah sampai terjadi kabut asap.
Pada akhirnya, ini hanya sebatas posting… Kami mati-matian mendidik siswa tentang ekologi gambut dan bahayanya membakar lahan gambut.. tapi rasanya seperti percuma kalo sudah berbenturan dengan kepentingan.
Yang berduit dan kaya raya, bos besar sawit.. bos ilegal logging penikmat duit hasil merusak alam kalimantan sih aman-aman saja, mereka banyak opsi.. bisa mengungsi keluar pulau, bisa membuat bunker perlindungan dengan air-purifier jauh dari asap, punya asuransi kesehatan.. nah kita? Menikmati api dan asap getah usaha mereka.. mantap kan?? Emang Bos bos yang memiliki jutaan hektar itu paham ekologi gambut? Paham dampak kerusakan ekosistem?? Tidaaak!! Mana mereka perduli!! Yang penting miliaran rupiah masuk kantong.. bodo amat masyarakat kena ISPA.. ada audit.. ya tinggal bayar 👍
Alaaah.. paling musim kemarau tahun-tahun depan terulang kembali.. tidak belajar.. Masyarakatnya lanjut bakar lahan, pemerintahnya lanjut acuh tak acuh dan lanjut blunder kebijakan.. mungkin sampai kita sekarat semua baru ada perhatian.
–FB–







Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS:Ar-Rum-41)
cukong-cukong sipit ketawa kenyang