Plt Jampidsus yang ditunjuk Jaksa Agung ST Burhanuddin adalah Rudi Margono. Sebelum ia menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) sejak tahun 2024. Dua tahun lebih dulu Febrie Adriansyah yang menjabat Jampidsus sejak tahun 2022.
Artinya, Rudi Margono tentu tahu siapa Febrie Adriansyah. Tidak saja karena posisinya satu level dengan Febrie, tapi juga karena ia berada di Bidang Pengawasan. Apalagi, ia lebih senior dua tahun dari Febrie, yang menjadi Jaksa tahun 1996, sementara ia tahun 1994.
Rudi Margono terlihat lebih kalem dan tenang. Tidak seperti Febrie Adriansyah yang terlihat lebih meledak-ledak dan angker. Mungkin karena selama ini berada di Bidang Pengawasan. Kadang memang posisi itu membentuk karakter seseorang. Rudi Margono juga pernah menjadi Kajati DKI Jakarta.
Meski berkali-kali mengatakan akan bersinergi dengan Kortas Tipikor Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, tapi Rudi Margono benar-benar akan mengecek tiga berkas yang sudah dilimpahkan dari Penyidik Polri. Kausalitas antara barang bukti dan tersangka paling disorot.
Selain independensi dan profesionalitas, Rudi Margono juga menekankan azas praduga tak bersalah. Artinya, ia sendiri juga belum terlalu yakin dengan barang bukti yang dimiliki Penyidik Polri. Makanya tepat sekali Komisi III DPR langsung membentuk Panja terkait kasus ini, agar bisa diawasi sesuai dengan proses hukum yang berlaku.
Profil Rudi Margono
Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum. adalah Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) yang ditunjuk oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Penunjukan ini tertuang dalam Surat Perintah Jaksa Agung Nomor PRINT-76/A/JA/07/2026 tanggal 11 Juli 2026, menggantikan Febrie Adriansyah yang mengundurkan diri.
Berikut adalah profil lengkap, rekam jejak karier, dan pencapaian Rudi Margono:
Data Pribadi dan Pendidikan
- Tempat, Tanggal Lahir: Magetan, Jawa Timur, 6 Desember 1969.
- Pendidikan S1: Sarjana Hukum dari Universitas Brawijaya (lulus tahun 1992).
- Pendidikan S2: Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada (UGM) (lulus tahun 2002).
- Pendidikan S3: Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Brawijaya (lulus tahun 2021).
- Gelar Akademik: Dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan Ilmu Hukum Pidana di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang pada November 2025.
Rekam Jejak Karier di Kejaksaan
Memulai karier dari bawah di Kejari Magetan pada 1994, Rudi Margono memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di lingkungan Kejaksaan. Jabatan penting yang pernah diembannya meliputi Aspidsus Kejati DKI Jakarta, Wakil Kepala Kejati NTT dan DIY, Direktur di Jamdatun, Kajati Kepri, hingga Kajati DKI Jakarta pada April 2024. Sebelum menjadi Plt. Jampidsus, ia menjabat sebagai Kabadiklat (Agustus 2024) dan Jamwas (Desember 2024).
Pengalaman Kasus dan Kiprah di KPK
Rudi dikenal sebagai jaksa senior dengan rekam jejak kuat dalam penanganan kasus korupsi, termasuk:
- Kiprah di KPK: Pernah diperbantukan di KPK untuk menangani kasus besar, termasuk kasus Aulia Pohan dan Ismeth Abdullah.
- Ketua Tim Supervisi BLBI: Dipercaya oleh KPK untuk memimpin tim supervisi kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia pada tahun 2008.
- Seleksi Pimpinan KPK: Menjadi satu-satunya jaksa yang lolos hingga 6 besar kandidat Deputi Penindakan KPK tahun 2023.
(ERIZAL)







Preeett tak ada yg berguna semua