Andy Burnham, calon kuat PM Inggris, meminta maaf Inggris terlambat mencegah kejahatan perang di Gaza

Andy Burnham, calon kuat Perdana Menteri Inggris dari Partai Buruh, menyampaikan permintaan maaf resmi atas respons awal Partai Buruh (yang berkuasa di Inggris) terhadap krisis di Gaza.

Dalam sebuah pesan video yang dirilis pada 9 Juli 2026 di akun media sosialnya, Burnham secara terbuka mengakui kesalahan kebijakan partainya (pemerintah Inggris) di masa lalu. Langkah ini menandai pergeseran arah politik yang signifikan seiring persiapannya mengambil alih kepemimpinan menyusul mundurnya Keir Starmer.

Berikut Pernyataan lengkap Andy Burnham:

“Izinkan saya memulai dengan mengatakan bahwa penderitaan yang tak tertahankan di Gaza adalah luka pada hati nurani kolektif kita. Sama sekali tidak dapat diterima bahwa warga Palestina yang tidak bersalah, termasuk anak-anak, terus dibunuh, bahwa masih ada krisis kemanusiaan dengan bantuan yang terlalu sedikit masuk, dan bahwa militer Israel terus memperluas wilayah yang dikuasainya di Gaza. Kita harus berbuat lebih banyak untuk menekan pemerintah Israel.

Saya ingin mengulangi apa yang telah saya katakan sebelumnya tentang tindakan Hamas dan serangan teror mengerikan pada 7 Oktober, yang saya kutuk dengan keras hari ini seperti yang saya lakukan segera setelah kejadian tersebut. Saya juga mengutuk peningkatan serangan anti-Semit yang mengerikan di Inggris dan mereka yang berusaha memecah belah komunitas kita dengan menargetkan orang-orang Yahudi. Setelah serangan sinagoge Heaton Park di Manchester, saya merasakan langsung kecemasan di komunitas Yahudi kita dan ancaman nyata yang mereka hadapi. Ini tidak dapat diterima dan kita harus terus memberantas anti-Semitisme di seluruh Inggris.

Kita juga harus jelas dalam kritik kita terhadap apa yang telah terjadi di Gaza. Saya tahu banyak orang merasa bahwa pada awal aksi militer Israel di Gaza, partai saya tidak bertindak dengan benar dan saya menyesalinya. Respons yang diberikan terlalu sering tidak cukup baik. Kita perlu berbuat lebih baik.

Ya, kita telah mengambil beberapa langkah penting. Ini termasuk mengakui negara Palestina, menjatuhkan sanksi kepada para menteri Israel, dan memberlakukan gelombang sanksi kepada para pemukim yang melakukan kekerasan dan organisasi yang mendukung mereka.

Saya juga sepenuhnya mendukung pembatasan izin senjata untuk memastikan bahwa tidak ada bom atau peluru Inggris yang dapat digunakan oleh IDF di Gaza atau di Tepi Barat.

Tetapi jujur ​​saja, Inggris terlalu lambat menyerukan gencatan senjata dan kita sekarang harus berbuat lebih banyak untuk memperkuat pendekatan kita.

Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata, membunuh warga Palestina yang tidak bersalah. Kita melihat peningkatan kekerasan pemukim di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dan perluasan pemukiman ilegal yang terus berlanjut, yang menggusur komunitas Palestina. Dan pemerintah Netanyahu jelas berusaha membuat solusi dua negara menjadi tidak mungkin.

Itulah mengapa kita perlu berbuat lebih banyak, termasuk mempertimbangkan sanksi lebih lanjut, baik terhadap mereka yang terlibat dalam kekerasan di Gaza maupun terhadap langkah-langkah untuk melarang perdagangan barang dengan permukiman ilegal.

Saya, seperti banyak orang, sangat peduli dengan Gaza dan saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk bekerja sama dengan mitra internasional untuk menghentikan penderitaan, memastikan pemerintah Israel mematuhi hukum internasional, dan menjaga prospek solusi dua negara tetap hidup, karena ini adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi bagi Israel dan Palestina. Saya benar-benar terkejut dengan apa yang telah saya lihat dan baca tentang kehancuran Gaza.

Ada semakin banyak bukti bahwa kejahatan perang tampaknya telah dilakukan. Harus ada pertanggungjawaban atas penderitaan yang dialami rakyat Gaza. Namun, pada akhirnya, pengadilan internasionallah yang harus menentukannya, bukan para politisi.

Tidak ada kontradiksi antara pendekatan tanpa toleransi terhadap anti-Semitisme dan meminta pertanggungjawaban pemerintah Netanyahu. Saya akan selalu mengambil pendekatan yang adil dan seimbang serta membela apa yang benar.”

[VIDEO]

Respons Publik dan Politik

Pernyataan Burnham memicu reaksi yang sangat beragam dari berbagai spektrum politik Inggris:

  • Kelompok Pro-Palestina: Menyambut baik pengakuan tersebut, namun mendesak tindakan nyata yang lebih berani. Organisasi seperti Palestine Solidarity Campaign menuntut pemberlakuan embargo senjata total secara langsung. [1, 2, 3]
  • Anggota Parlemen Progresif: Memberikan pujian dan menganggap langkah ini sebagai momentum penting yang sudah lama dinantikan. [1, 2]
  • Komunitas Yahudi dan Kelompok Konservatif: Merespons dengan kritik tajam. Organisasi seperti Board of Deputies of British Jews menyatakan kekhawatiran bahwa retorika Burnham mengabaikan peran Hamas dan dapat memicu sentimen antisemit di dalam negeri. [1, 2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *