Bloomberg memberitakan hubungan Presiden Prabowo dengan para Konglo makin panas

Para konglomerat Indonesia memindahkan dana ratusan juta hingga miliaran dolar ke luar negeri, khususnya ke Singapura dan Swiss, merespons pengetatan regulasi dan tekanan kontribusi modal oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini memicu kekhawatiran pelarian modal (capital flight) dan tekanan pada pasar finansial.

Bloomberg memberitakan kalau hubungan Presiden dengan para konglo makin panas..

Prabowo ingin para konglo itu untuk nyumbang lebih banyak ke negara.

Lewat apa? Beli patriot bonds, ambil alih lahan ilegal, pemeriksaan pajak, RUU Perampasan Aset, bahkan mewacanakan pajak kekayaan.

Masalahnya, Prabowo melakukan itu dengan cara yang dianggap keras.

  • Dia menyerang konglo secara verbal (oligarki rakus, greednomics)
  • Sentralisasi ekspor yang bikin eksportir tambang dikontrol
  • Menindak secara hukum para konglo seperti mencabut PSN, menindak bisnis ilegal konglo, dll.

Akibatnya, para konglo ini ketakutan…

Ada beberapa taipan yang sengaja menjual saham dan obligasinya, lalu melarikan dananya ke Singapura, Hong Kong, bahkan ke Swiss.

Ada yang diversifikasi aset ke emas, kripto, dll.

Menurut artikel ini, Prabowo sebenarnya mau menata ulang oligarki-oligarki agar tunduk pada agenda negara…

Cuma artikel ini berpesan: jangan sampai dianggap sewenang-wenang supaya tidak menurunkan kepercayaan investor atau bikin capital flight.

👇👇

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar