✍️Fahmi Hasan Nugroho
Ekonomi Vietnam tumbuh sebesar 8,39% di Q2 2026, angka yang belum pernah dicapai oleh Indonesia. Ekonomi Indonesia tertinggi cuma menyentuh 6,9% di Q4 2010, itupun karena naiknya harga komoditas ekspor (Batu Bara dan CPO) di pasar global.
Pertumbuhan ekonomi vietnam ditopang oleh industri dan konstruksi yang tumbuh 10,51% dan menyumbang 50,07% dari total kenaikan PDB mereka. Ini berarti separuh pertumbuhan ekonomi Vietnam datang dari satu sektor yang membangun pabrik, jalan tol, dan kapasitas ekspor.
Indonesia mengambil jalan yang berbeda. Kuartal I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61%, 2,94 poin dari angka itu adalah konsumsi rumah tangga. Belanja pemerintah menyusul dengan 1,26 poin untuk membiayai jalannya pemerintahan termasuk untuk mendukung Prabowonomic. Investasi cuma menyumbang 1,79 poin, sedangkan ekspor-impor tidak lebih baik.
Memang wajar jika konsumsi rumah tangga mendominasi ekonomi Indonesia, total penduduknya hampir 285 juta orang, semuanya butuh makan. Ekonomi stagnan sekalipun, orang akan tetap beli beras, bensin, dan pulsa. Ketika Pemerintah berkata “fondasi ekonomi kita kuat”, inilah yang mereka maksud. Padahal yang disebut fondasi itu cuma soal jumlah kepala terus belanja dan bertahan hidup dan bukan mesin produksi yang menghasilkan keuntungan.
Yang jarang dibahas adalah bahwa konsumsi rumah tangga dengan 285 juta kepala itu ternyata pertumbuhan tahunannya hanya 5,52 persen, padahal ini adalah komponen yang mendominasi PDB. Sektor-sektor lain juga tidak ada yang benar-benar berkembang, investasi cuma 5,96 persen, jauh dari laju Vietnam yang mencapai belasan persen. Tidak heran jika pertumbuhan ekonomi Indonesia terkunci di angka 5 persen sejak 2013, tiga belas tahun kita tak pernah lagi menyentuh angka 6 persen.
Vietnam sedang ekspansif, sedangkan Indonesia masih defensif. Vietnam membangun ekonomi dengan meningkatkan produksi, Indonesia masih tenang karena ekonominya ditopang 285 juta manusia yang butuh makan.







vietnam lebih jago dari iran
indon malah lebih parah dari iran…
GOBLOK lu….
L.O.L
Aris Wijayantolol ODGJ/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) ANJING PENJILAT gerombolan TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI komen: “Ituuuu…aja yg diungkit² kadrun. Kalau kadrun gak suka Indonesia, ya sudah sana pindah ke negara yg menurut kadrun baik. Atau pindah ke Ymn sana sekalian‼️”
Netizen cerdas: Woiii BabRun GUOBLOKKKK…justru kami ini yang paling cinta Indonesia dibandingkan dg junjungan sekaligus sesembahan mu mbah Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon itu‼️Kami terus menjaga negeri ini dari kehancuran yg dilakukan pemimpin zalim tak berkualitas. Termasuk kau para buzzer yg sering berTAQIYAH‼️
vietnam ora nduwe buzer
Di vietman tak ada wowo dan wiwi beserta budaknya
SELAGI MASIH ADA TERMUL DAN TERWO, JANGAN HARAP INDONESIA AKAN MAJU.
udah lewat moment Wowo, nurunin dollar s.d hari ini aja gak bisa..🤣🤣
korupsi maling rampok di lingkaran pemerintah yg hrs di sikat. SDA punya, SDM luber. pasti bisa melebihi Vietnam. koruptor babi yg hrs di sikat