Rekaman video CCTV menunjukkan seorang biarawati Prancis diserang secara brutal oleh seorang ekstremis Yahudi di Yerusalem, Kamis, 30 April 2026.
Kejadian: Serangan terjadi pada sore hari di depan Cenacle (Ruang Atas), sebuah situs suci di Gunung Sion, Yerusalem. Cuplikan CCTV menunjukkan pelaku berlari dari belakang, mendorong biarawati tersebut hingga jatuh, dan menendangnya berkali-kali saat ia sudah berada di tanah.
Identitas Korban: Korban adalah seorang biarawati asal Prancis berusia 48 tahun yang bekerja sebagai peneliti di École Biblique et Archéologique Française (Sekolah Alkitab dan Arkeologi Prancis) di Yerusalem. Ia menderita luka memar di kepala dan luka lainnya akibat serangan tersebut.
Penangkapan Pelaku: Tersangka ditangkap pada hari yang sama setelah pencarian ekstensif oleh pihak kepolisian. Ia diinterogasi atas dugaan serangan dengan motif rasis.
Reaksi Diplomatik: Konsulat Jenderal Prancis di Yerusalem mengecam keras serangan tersebut dan meminta pelaku segera diadili. Direktur École Biblique, Olivier Poquillon, menyebut insiden ini sebagai bentuk “kekerasan sektarian” yang tidak berdasar.
Konteks Luas: Insiden ini menambah ketegangan di Yerusalem setelah adanya laporan peningkatan pelecehan terhadap umat Kristen, termasuk aksi meludah dan perusakan properti gereja oleh kelompok ekstremis Yahudi.
[VIDEO]






