Kelompok pertama jemaah haji Iran telah tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz di Madinah di tengah perang AS-Israel vs Iran.
Demikian dilaporkan media Iran PRESS TV, Sabtu (25/4/2026).
[VIDEO]
Warga Iran yang menganut Syiah masih diperbolehkan menunaikan ibadah haji ke Mekah karena beberapa alasan fundamental, baik secara prosedural, teknis, maupun kebijakan, meskipun terdapat perbedaan akidah yang tajam dengan pandangan mayoritas (Sunni) di Arab Saudi.
Berikut adalah alasan mengapa penganut Syiah Iran masih boleh berhaji:
- Secara Dokumentasi Negara (Paspor): Pemerintah Arab Saudi mendasarkan izin haji pada paspor negara yang bersangkutan. Dalam paspor Iran, penganutnya tercatat sebagai “Muslim”. Saudi tidak melakukan pemeriksaan aqidah secara mendetail atau mendeteksi keyakinan seseorang di bandara.
- Hukum Zhahir (Apa yang Tampak): Dalam Islam, hukum bagi manusia adalah apa yang tampak (zhahir). Selama seseorang mengaku Muslim, menghadap kiblat yang sama, dan mengucapkan syahadat, mereka diperlakukan sebagai Muslim dalam konteks ibadah haji, meskipun ada tuduhan penyimpangan aqidah.
- Tanah Suci untuk Seluruh Umat Islam: Mekah dan Madinah adalah tempat suci bagi seluruh umat Islam. Arab Saudi, sebagai pengelola, memiliki kewajiban untuk melayani semua Muslim yang datang untuk berhaji, terlepas dari perbedaan sekte, selama mematuhi aturan pemerintah Saudi.
- Kepentingan Geopolitik: Meskipun ada ketegangan politik yang tinggi antara Saudi dan Iran, ibadah haji adalah hak dasar individu. Arab Saudi tidak melarang warga Iran. Meskipun secara umum diperbolehkan, petugas haji Saudi tetap mengawasi aktivitas jemaah Syiah untuk memastikan tidak ada kegiatan politis atau ritual yang dianggap bertentangan dengan aturan di Tanah Suci, seperti penggunaan batu sujud (turbah) yang sering kali disita jika ketahuan.







https://islamcontent.com/id/content/43613?lang=id&id=43613&translated=1
mekkah dan madinah bukan milik saudi…selagi muslim bisa masuk mekkah…adapun madinah ada juga kafir yg masuk..karena mmg tidak ada ibadah yg spesial di madinah..kecuali makam Rasul…dan sholat 5 waktu biasa…
jika kafir masul nekkah umat islam sedunia yg ngamuk…justru saudi bisa tersingkir…
yasudah dilegalkan saja syiah di indonesia kan selama ini dilarang