Dear Pak Prabowo,
Saya menulis ini karena sayaaaang sekali, bukan karena benci, hater, apalagi antek asing.
Sungguh, Pak, saya menyarankan agar MBG itu hanya untuk kelompok prioritas saja.
- Anak-anak di daerah tertinggal
- Sekolah-sekolah dengan murid mayoritas miskin,
- Serta daerah-daerah dengan kasus stunting tertinggi.
Berikut argumen saya:
1. Situasi dunia hari ini kacau. Perang Iran. Harga minyak 100 dollar. Itu TIDAK ada yang tahu sampai kapan. Jika harga minyak tetap segitu sampai akhir 2026, APBN kita itu berat. Tambahkan kurs rupiah semakin melemah, 17.300.
2. Percayalah, rakyat akan bisa menerima dengan legowo, bahkan senang, bersorak memuji betapa bijaknya bapak jika MBG untuk sementara, 2026 ini hanya bagi kelompok prioritas. Dari 330T, jadi 50T, kita bisa berhemat 250T lebih. Bapak juga telah menunaikan janji kampanye loh. Sudah lebih dari cukup.
3. Lantas bagaimana dengan SPPG yang terlanjur sudah jadi? Motor-motor yang sudah dibeli? Polisi, tentara yang mau bangun 1000 SPPG. Dll dsbgnya? Itu bukan masalah besar, di hold saja. Kan yayasan-yayasan ini dulu ikutan bikin dapur karena peduli toh? Yayasan itu tidak nyari untung toh? Maka mereka yakin pasti legowo di hold. Bahkan mereka bisa beroperasi sendiri dari dana swadaya, membuktikan betapa love-nya mereka dengan negeri ini. Keluarga politisi yang punya 50 SPPG, mereka akan membuktikan cinta mereka asli atau palsu. Pasti legowo dengan keputusan Presiden.
4. Pada akhirnya, Pak Presiden, yang perlu diselamatkan itu adalah 280 juta penduduk Indonesia. Jangan anggap remeh situasi sekarang. Tahun 2026 ini saja, ada 833 Triliun utang jatuh tempo. Ada 600 Triliun buat bayar bunga. Itu tuh nyata sekali. Sementara pemilik-pemilik SPPG, mereka baik-baik saja. Percayalah, rekening bank mereka masih banyak.
Sekali MBG direvisi jadi 50T saja, efeknya akan positif ke kurs rupiah, ekonomi negara. Coba saja kalau tidak percaya. 🙂
(Tere Liye)







si af alias aNTEK fUFUFAFA alias aNAK fUCK BabRun alias Babi guRun TOLOL: “alaahh alasan aja bilang sayang tapi terus aja mengkritik junjungan ku. Ini pasti kadrun yg pura-pura sayang dan perhatian”‼️
hdeehhh af…af…kasihat amat hidup lu‼️🤣😝😂🐷
si tere nyinyir terus cari perhatian biar dapat jatah komisaris 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
serang terus af rasis…orang2 yg kritis sm si subiantolol
@af.. tiap kritikan dikata nyinyir.. ni rezim anti kritik kh bang..!?
🧐🤔
sama dgn lu jilat terus tapi gak dpt apa2..🤣🤣🤣
MBG itu proyek sosial kan? berarti ngga nyari untung kan? mestinya ngga masalah kalau banyak SPPG ditutup utk fokus pada penerima MBG prioritas
Pak Ndas itu cuma percaya kalo si Bunted yg ngomong … masalahnya si Bunted ini gila sanjungan dan minim literasi dan pengalaman, so kita cuma bisa nunggu waktu negeri ini bener2 bangkrut dan hancur …
Haaalaah percuma! wowok itu memang kepala batu! nyesel gua milih Wowo. johhhh