ADA APA dengan Rocky Gerung di ISTANA

Rocky Gerung hadir pelantikan menteri dan pejabat, kemarin. Ia santai mengenakan baju batik lengan panjang dan celana dasar. Untung, tidak pakai jeans warna biru.

Rocky Gerung sok akrab berdiri di sebelah Kapolri Listyo Sigit, sebelum kemudian digeser seorang protokoler. Tempat Rocky bukan disebelah Kapolri.

Rocky Gerung bersama Syahganda jelas hadir buat Jumhur Hidayat yang dilantik jadi Menteri Lingkungan Hidup. Bukan buat M. Qodari atau Hasan Nasbi, yang berkali-kali dilantik, tapi tak juga cocok.

Selain berteman baik dengan Jumhur Hidayat, Lingkungan Hidup termasuk tema yang digemari Rocky Gerung. Ia peduli dengan Lingkungan Hidup.

Setelah pelantikan, Rocky Gerung datangi Presiden Prabowo. Ia memang tampak akrab. Teman diskusi yang dikatakan Rocky, ternyata bukan omon-omon.

Saling menanyakan kabar, Rocky Gerung menyebut istilah ‘disiden’ yang dipakai Prabowo untuk dirinya sambil tertawa khasnya Prabowo dengan akrab.

Disiden adalah orang yang tidak sepakat dengan pendapat, kebijakan, atau pemerintah. Penentang atas kebijakan pemerintah yang dianggap keliru.

Memang, enak betul melihat orang yang berbeda pendapat seperti Rocky Gerung dan Prabowo, tapi bisa saling menyapa, tertawa, layaknya sahabat.

Mungkin karena itulah Rocky Gerung tak pernah berencana menjatuhkan Pemerintahan Prabowo di luar mekanisme Konstitusi seperti Saiful Mujani, yang dibela Mahfud MD itu.

Mestinya yang cocok menjatuhkan Pemerintahan Prabowo di luar mekanisme Konstitusi itu Rocky Gerung, bukan Saiful Mujani, apalagi Mahfud MD.

Semoga kita semakin dewasa bernegara seperti yang dicontohkan Rocky Gerung dan Prabowo dalam pelantikan, kemarin. Berbeda bukan alasan untuk bersengketa atau menghancurkan semuanya.

(ERIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar