Majalah TEMPO terbaru edisi 27 April 2026
Di Ambang Kebangkrutan
Dana darurat pemerintah tergerus, pembayaran utang pun seret. Jika nekat mencetak uang, hiperinflasi tinggal menunggu waktu.
- Dana saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah tergerus untuk menghidupkan ekonomi ketika industri dan daya beli masyarakat lesu.
- Pemakaian SAL menunjukkan sumber pembiayaan mulai menggerogoti dana darurat yang biasanya dipakai dalam keadaan genting.
- Ketika semua indikator merosot, pencarian dana baru melalui utang pun seret dan berbiaya mahal.
Di tubir jurang krisis ekonomi, tak ada yang lebih mencemaskan selain melihat jumlah dana saldo anggaran lebih (SAL) anjlok. Dana darurat pemerintah di Bank Indonesia ini menyusut lebih dari Rp 300 triliun dalam enam bulan. Tergerusnya SAL mencerminkan satu hal: arus kas pemerintah sedang babak-belur.
👉Selengkapnya baca di Majalah TEMPO terbaru







mbg jalan teussss
Presidennya ndablek-budeg, gak mau dengar nasehat atau kritik seseorang, mau menang sendiri; wapresnya planga-plongo, ndlohom kebanyakan nyimeng; bawahannya penjilat. Klop dah kehancuran negeri ini …
yg bangkrut yemn yg disalahin yg lain hadeh
bagus adinda af rasis …sdr serang pribadi bila tdk bisa adu argumen..
anda menjalankan ajaran kami
anda layak masuk partai kami
baguslah….rezim penipu ini biar cepet lengser…biar dia kyk mertuanya karna ekonomi yg tdk bisa lg dikontrol
Indonesia kaya raya cuma sebagian rakyat sdm setara kadal gurun gimana mau maju bisanya nyinyir pemerintah