Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara?

Dua pejabat level direktur jenderal (dirjen) di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) tiba-tiba dikabarkan pamit mundur secara mendadak.

Hal ini membuat gempar banyak kalangan di tengah upaya pemerintah Presiden Prabowo Subianto tancap gas mengejar target ambisius program 3 juta rumah.

Dua nama yang santer dikabarkan pamit itu adalah Dirjen Tata Kelola dan Tata Kelola Risiko Dr. Aziz Andriansyah dan Dirjen Perumahan Desa/Perdesaan Dr. Imran, MSc.

Jurnalis senior Hersubeno Arief menyebut pernyataan pengunduran diri dua dirjen itu sebelumnya sudah beredar di grup Whatsapp kalangan pegawai Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Jumat (24/4/2026) malam.

“Kabar yang beredar Jumat malam itu sampai sekarang ini masih jadi rumor politik yang sangat seru. Namun sejauh ini belum ada penjelasan dari Kementerian PKP,” kata Hersubeno dikutip dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Senin, 27 April 2026.

Ia lantas coba bertanya kepada pejabat di lingkungan Kementerian PKP terkait rumor tersebut. Jawaban dari pejabat tersebut sangat mencengangkan terkait kepemimpinan Maruarar Sirait.

“Seorang pejabat di Kementerian PKP ketika saya hubungi menjawab pendek, karena banyak pejabat yang stres di bawah kepemimpinan Maruarar Sirait,” ungkapnya.

Hersubeno kemudian membeberkan beberapa sikap dan kebijakan Maruarar yang dianggap membuat stres para anak buahnya.

“Karena gayanya one man show dan leadership-nya membingungkan. Mantan kader PDIP dan dikenal sangat dekat dengan mantan Presiden Joko Widodo, kan Maruarar punya gaya kepemimpinan yang unik dalam tanda petik,” tuturnya.

Berdasarkan info yang diperoleh Hersubeno, Ara akrab disapa masuk kantor tidak seperti jam kerja pada umumnya ASN.

“Dia (Ara) sering masuk kantor itu pada sore hari dan bisa di kantor sampai dini hari. Kalau benar informasinya seperti itu bagaimana caranya para pegawai negeri itu ya mengikuti Pak Ara,” tandasnya.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *