Sebuah pernyataan yang penuh kebencian dan penghinaan dilontarkan oleh politisi asal Amerika Serikat pendukung Trump, Valentina Gomez, saat menjadi bintang tamu dalam acara bincang-bincang yang dipandu oleh wartawan ternama Piers Morgan. Ucapan tersebut memicu kemarahan luas dan kecaman dari berbagai kalangan di seluruh dunia.
Dalam percakapan yang berlangsung, Piers Morgan sempat melontarkan pertanyaan, “Apakah Anda tahu berapa jumlah umat Muslim di seluruh dunia?”. Tanpa ragu sedikit pun, Valentina Gomez menjawab dengan pernyataan yang dinilai sangat menyinggung dan merendahkan martabat manusia.
“Saya lebih memilih seekor anjing daripada ratusan juta umat Muslim,” ujarnya dengan tegas.
Ucapan yang dianggap tidak berperikemanusiaan itu langsung mendapatkan tanggapan keras dari Piers Morgan sendiri. Ia dengan tegas menyatakan bahwa pernyataan tersebut merupakan ungkapan yang sangat hina dan pantas dikutuk.
“Ini adalah ucapan yang sangat merendahkan, dan benar-benar mencerminkan sifat Anda. Anda menunjukkan sikap membenci Islam dalam tingkatan yang sangat menjijikkan,” tegas Piers Morgan.
Anti-Islam
Valentina Gomez, seorang politisi sayap kanan Amerika Serikat keturunan Kolombia dan calon anggota Kongres dari Partai Republik selama ini dikenal karena pernyataan dan tindakan anti-Islam yang ekstrem.
Beberapa insiden utama yang melibatkan dirinya meliputi:
- Pembakaran Al-Qur’an: Dalam sebuah video kampanye pada Agustus 2025, Gomez secara terang-terangan membakar kitab suci Al-Qur’an dan menyatakan kebenciannya terhadap Islam.
- Gangguan pada Acara Komunitas Muslim: Pada Mei 2025, ia mengganggu acara komunitas Muslim di Texas State Capitol. Ia masuk mengenakan hijab, lalu melepasnya di atas panggung sambil melontarkan cacian anti-Islam dan mengklaim bahwa “Islam tidak memiliki tempat di Texas”.
- Retorika Kampanye: Dalam upaya pencalonannya untuk distrik ke-31 Texas, ia menggunakan platformnya untuk melabeli Muslim sebagai “teroris” dan menyerukan penghentian apa yang ia sebut sebagai “Islamisasi Amerika”.
- Pelarangan Masuk ke Inggris: Pada April 2026, pemerintah Inggris melarang Gomez masuk ke negara tersebut. Ia dijadwalkan menghadiri unjuk rasa sayap kanan, namun kehadirannya dianggap tidak kondusif bagi kepentingan publik karena riwayat ujaran kebenciannya.
Tindakan Gomez telah menuai kecaman luas dari kelompok hak sipil dan komunitas internasional karena dianggap sebagai bentuk provokasi berbahaya dan ujaran kebencian yang terang-terangan.








wanita ini blm prnah diberi pelajaran ttg toleransi & kberagaman.. Smoga Allah sgera memberi pelajaran buat wanita ekstreemis ini! ☝️🤲
kamana yaqut, kemana ansor, tolong ajarkan mbak yo gomez tentang adab toleransi
Mak Lampir sampah
eek dan pipis dia lebih bermanfaat pada diri dia daripada perkataan dia, eek dan pipis dia membawa pada kemanfaatan, perkataan dia membawa pada neraka jahanam, abadan abadan
semua berbalik ke dirinya, epstein gang
wah udah nantangin si pemilik Agama ini…
siap2 aja lu mati secara hina