✍️Hisyam Mahrus Ali
Yang sangat di sayangkan dari kasus pendobrakan ponpes hamalatul Qur’an ialah sikap Wagub Jateng Gus Taj Yasin ini, beliau terkesan menyalahkan pihak pesantren yang dianggap belum terdaftar di Kemenag.
Padahal itu kan beda masalah gus, urusan sudah terdaftar atau belum itu nomor 1000. Masalah yang serius yang terjadi saat ini ialah menyangkut pelanggaran HAM, di mana pesantren khusus putri hamalatul Qur’an digerebek dini hari menjelang shubuh, dengan cara yang sangat biadab dan tidak manusiawi, seolah mereka para santriwati itu bajingan kelas kakap.
Padahal bajingan kelas kakap yang telah banyak merugikan negara ratusan bahkan ribuan triliun itu banyak yang berseliweran di istana, malah mereka aman-aman aja.
Sementara santriwati yang keseharianya mendalami ilmu agama di berlakukan seperti bajingan kelas kakap seolah merugikan negara ratusan triliun.







Ya kan gak ada hubungannya itu… Terbukti pesantren tidak melakukan pembakaran warungnya. Konoha memang fvck
anak buah yang kemaren jadi khatib jumat ya?
kalau taj yasin istiqomah dlm islam dia tdk akn mau jd wagub yg nota bene cuma bamper utk mnarik simpatisan NU agar mmilih luthfi
waduuh .. ini portal yg katanya islam malah mendukung para maling sda yg markas nya di singapur
pantes berita nya adu domba terus, ternyata donatur dari sana
lah elu mendukung maling sda yg dijadiin pejabat…
terwo dan termul GOBLOK-nya permanen….
L.O.L