Biasanya masyarakat yang hapus postingan takut diciduk aparat, LOH KOK INI POLISI YANG HAPUS POSTINGANNYA 😅

Kan biasanya masyarakat yang hapus postingan karena takut diciduk polisi. Ini pak polisi bisa juga hapus postingan ternyata. Pak polisi takut diciduk juga ya? 😅

Polda Metro Jaya menghapus unggahan media sosial terkait acara “Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) setelah menerima gelombang kritik dan kecaman dari warganet. Acara yang digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026 tersebut memicu kontroversi luas akibat dugaan manipulasi peserta (mahasiswa palsu) dan standar ganda penggunaan ruang publik.

Hingga saat ini, unggahan tersebut terpantau sudah tidak lagi terlihat di beranda utama atau telah diarsipkan/dihapus oleh pihak humas kepolisian.

Berikut adalah poin-poin utama yang menyebabkan hilangnya postingan tersebut dari akun resmi @poldametrojaya serta akun beberapa influencer seperti Raffi Ahmad dan Willie Salim:

  • Isu “Mahasewa” (Mahasiswa Bayaran): Acara deklarasi tersebut diklaim diikuti oleh jajaran mahasiswa. Namun, warganet menemukan kejanggalan pada penampilan peserta yang dinilai artifisial. Muncul dugaan kuat bahwa sebagian peserta merupakan massa bayaran yang diberi atribut almamater atau ikat kepala seragam agar terlihat seperti mahasiswa asli, sehingga memicu sindiran istilah “mahasewa”.
  • Klarifikasi dan Penghapusan oleh Influencer: Selain pihak kepolisian, sejumlah pembuat konten seperti Willie Salim dilaporkan langsung menghapus unggahan terkait acara tersebut dan memberikan klarifikasi kepada publik setelah menuai polemik.
  • Tudingan Standar Ganda: Pihak kepolisian dinilai tidak konsisten. Sehari sebelumnya (28 Oktober 2026), polisi melarang aksi demonstrasi mahasiswa asli di Bundaran HI dengan alasan ketertiban umum, bahkan sempat terjadi insiden pelarangan peliputan terhadap jurnalis yang membuat Polda Metro Jaya harus meminta maaf. Namun, pihak polda metro jaya justru menggelar acaranya sendiri di lokasi yang sama sehari setelahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 komentar