
PERNYATAAN SIKAP
Terkait kronologi peristiwa penggrebekan di Ma’had Hamalatul Qur’an Mojolaban Sukoharjo sebagaimana tertuang dalam surat resmi Yayasan Dakwah & Sosial Al-Mukmin Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Nomor : 010/RTQ-HQ/SE/X/2026 maka jika benar kronologi kejadian sesuai dengan isi surat tersebut kami KOKAM Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sukoharjo menyatakan sikap :
- Mengecam keras penggrebekan dengan cara yang tidak manusiawi dan mengedepankan nilai – nilai kemanusiaan
- Meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk meminta maaf atas penggrebekan yang kurang manusiawi tersebut
- Mengusut dan menindak tegas petugas yang melakukan tindakan malampai batas
KRONOLOGI KEJADIAN
- Pukul 03.20 WIB: Brimob bersenjata lengkap dan puluhan polisi yang mengaku dari Polda jawa tengah dan Polres Sukoharjo mengetuk pintu pondok saat para santriwati masih tertidur. Karena tidak ada yang membukakan pintu, mereka mendobraknya. Karena para santriwati kaget dan tidak memakai jilbab, mereka bersembunyi di kamar ustadzah. Namun, pintu kamar tersebut turut didobrak hingga hampir rusak. Saat pintu berhasil dibuka, para santriwati ditarik keluar dan ditodong laras panjang, dibentak dan diintimidasi dalam keadaan belum mengenakan jilbab dan pakaian dengan semestinya.
- Kebetulan ada satu santriwati berada di ruang belakang sendirian. Saat mereka datang menghampirinya, dia langsung disuruh tiarap. Setelah itu, tubuhnya dibolak-batik, wajahnya dicengkram dengan satu tangan sambil terus dibentak dengan pertanyaan “Kamu laki-laki atau perempuan” teriakan itu dilontarkan berkali-kali, seolah mereka tidak puss dengan jawaban yang ada. Diapun disuruh memperlihatkan rambutnya, sementara sebuah laras panjang diarahkan kepadanya. Situasi itu terasa sangat menegangkan dan menakutkan, apalagi dia harus menghadapi semuanya sendirian di tengah kepanikan saat penggerebekan berlangsung.
Sukoharjo, 30 Oktober 2026
Komandan KOKAM Kab. Sukoharjo
YUSUF FA’IQUDDIN, SE








FVCK KONOHA
polisinya BANGSAT
tidak sesuai dengan kenyataan
warung babi yg bermasalah tentunya sblm kejadian ada peringatan lah kenapa kok memberangusnya anak santri apa nga mereka ketakutan dan shok apalagi jam 3 lagi tidur bener bener luar biasa.. kenapa ya sbnrnya para pimpinan instansi tsb
Beraninya wercok sama Rakyat yang tidak bersenjata !