PAK WO, SUDAHI SUDAH BALAS BUDI BAGI-BAGI JABATANNYA!
By Azwar Siregar
“Ah, karena abang ngga dapat bagian aja itu…”
Begini saudaraku, sekarang bukan masalah dapat jabatan atau tidak dapat jabatan. Tapi paling utama adalah kepantasan!
Tidak ada manusia biasa yang tidak senang dengan jabatan dan uang. Tidak ada manusia biasa yang tidak senang dengan kekuasaan.
Tapi masalah utamanya pantas atau tidak?
Salah satu yang berkali-kali saya kritik dari Rezim Pak Prabowo adalah Kabinet Gemuk dan bagi-bagi jabatannya.
Kabinet sekarang bisa dikatakan Kabinet 100 Menteri!
Menteri di Kabinet Pak Prabowo ada 48 dan Wakilnya 56. Totalnya 104 orang!!
Ditambah 10 Pejabat setingkat menteri. Ok, jumlahnya mencukupi bikin tiga RT!
Ada Menteri yang punya wamen. Kadang ngga cukup satu, sampai perlu dua! Udah mirip iklan Yakutl!
Kabinet obesitas. Dipaksa lari ngap-ngapan. Terlalu gemuk. Pemborosan yang berlebihan.
Belum waktunya negara kita foya-foya kan?
Hasil kerja Kabinet Obesitas?
Maaf, saya cuma tahu Pak Mentan Amran Sulaiman dan Menkeu Pak Purbaya.
BUMN?
Tetap saja masih seperti dulu. Cuma jadi bancakan . Tempat balas budi. Tempat parkir dan nongkrong para Politisi dan Relawan yang tidak kebagian kursi di Kabinet.
Kalau memiliki kapasitas dan kapabilitas, ya ngga ada masalah. Toh masih lebih masuk akal jabatan diberikan kepada koalisi dan Relawan sendiri ketimbang oposisikan?
Masalahnya banyak yang tidak memiliki kapasitas apalagi kapabiltas dipenempatannya.
Mayoritas Politisi yang jadi Menteri cuma “Yes Man”. Hampir semua Relawan yang ditempatkan di BUMN ngga berguna sama sekali dan cuma beban gaji.
Sialnya, beberapa malah ngga jujur sama sekali. Misalnya Noel atau Imanuel Ebanezer. Jadi Wamen. Ujung-ujungnya ditangkap KPK karena Korupsi!
Banyak saya kenal relawan-relawan yang ditempatkan di BUMN kerjanya cuma wara-wiri mirip Jelangkung.
Masih lumayan Jelangkung. Ngga jadi beban gaji dan beban rakyat.
Pak Prabowo tolong sudahi Politik Balas Budinya. Tolong kurangi para Politisi di Kabinet apalagi di BUMN. Tempatkan para Profesional.
Agar cita-cita Indonesia emas 2045 benar-benar terwujud dan bukan cuma sekedar impian dan angan-angan.
(fb)








Yang kasihan itu ya si Aris Wijayantolol/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) gerombolan TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI yg biasa komen disini. Sudah lama jadi ANJING PENJILAT, jadi Buzzer amatiran, lama jadi pengangguran, miskin…tapi sampai sekarang nasibnya gak berubah. Tetap miskin, tetap GUOBLOKKKK, tetap setia jadi ANJING PENJILAT‼️🤣😁😂😝
kok beda ya AF ama AS. Meski sesama pemilih wo tapi AS masih bisa mengkritik kebijakan yg g beres. AF malah seneng betul nyebokin
mungkin niru si dia bikin tegeupepe aowkaowkaowk yg kasian drun cuma dapat jatah orderan demo🤣🤣🤣🤣
yg demo dukung MBG itu Drun juga ya?
Kata Drun Gobi “Hey AF, panjangkan lidahmu agar jilatanmu semakin memuaskan biar cepat dapat jabatan”…
sopan banget kritik lu war 😂😂😂 biasanya kasar..
siap2 dibilang kadrun sama si af rasis terwo taykebo
Jadikan aja si Azwar sebagai Komisaris…Pasti langsung mingkem.
jgn kau ganggu prabowo..dia lagi senang2nya menikmati tercapainya cita2nya dari dulu..jd presiden. yg didapatkannya dari semua cara.
sprt anak2 yg dpt mainan impiannya.
si Azwar ini, sadar atau nggak sadar sudah dicuci otak sama dasco. dia ngrasa dasco itu baik bak malaikat, dan kemudian mandang prabowo juga sebaik itu. dan saat yang bersamaan, pandangannya ke pak anies berubah. Prabowo sangat tau balas budi, pak anies tidak. konon dia tahu betul soal pak anies dari orang yang sangat dia percayai. Siapa lagi kalo bukan dasco. aku pernah komen ke tulisannya dia berbulan yang lalu soal balas budi ini, yang dianggapnya hebat, padahal menurutku itu yang akan jadi bencana. begitu lihat judul tulisan ii, langsung ingat dengan si azwar, eh ternyata benar tulisannya. apa mungkin dia agak sadar ya? tapi yang pasti tetap gengsi lah. pasti gayanya tetap kurang sreg dengan anies…takut dsebut salah pilih hehe