Tidak semua pemakai Pertamax naik Mercy, Pak Menteri. Ojol juga pake Pertamax

Bahlil soal Pertamax yang naik 32%:
“Pakai mobil Mercy, nongkrong di mal, minta BBM-nya disubsidi. Malu dikitlah.”

Surya, ojol Semarang, juga pakai Pertamax, pak.
Bukan karena gaya-gayaan. Motor injeksinya berkerak kalau diisi Pertalite, dia sudah coba 2 bulan. Sekarang kerja 7 jam sehari buat nutup selisih harga.

Agung, ojol Medan, mau pindah ke Pertalite tapi was-was sama mesin.

Nasi di warung langganannya naik dari Rp10.000 ke Rp12.000. Dia juga nambah jam.

Dua-duanya bukan pemilik Mercy, Pak Menteri.

Kalimat “malu dikitlah” itu terdengar gagah dari podium.
Terasa berbeda dari balik stir motor ojol jam 7 pagi.

Mercedesnya di mana?

~@dimarsasongko98

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 komentar

  1. motor saya cuma 113 CC, tahun 2013, kalau pakai pertalite gak ada tarikan nya pak mentri, karena dirancang untuk RON92 … trus apa motor saya naik kelas jadi mercy ?

    1. Woiiii ANONim (Akal Nol, Otak miNim) BABI GURUN‼️
      Lu kebanyakan makan MAKANAN HARAM sih makanya Otak kau selalu diisi oleh bisikan SETAN‼️ Di tempat ku SPBU yg menjual Pertalite cuma ada 1. lainnya Pertamax dan BBM lainnya yg semuanya sdh naik harganya. Antrean panjang mengular. Begitu mereka antre Pertalite, barangnya masih menunggu datangnya pasokan, ngerti gak lu hai ANJING PENJILAT⁉️

  2. jangan asal mangap pak….dari bbrp tahun yl jangankan mecy, mobil lawas 2000 cc keatas juga gak bisa minum Pertalite….khan mobil ngisi pertalite harus pakai barcode….masa gak tahu sih pak ?:

  3. Kenapa ga kabinet gemuk atau gaji + tunjangan para mentri ga guna macam si dakocan yang hamburkan uang rakyat buat mabok whisky premium hibiki itu saja yang dikurangi buat subsidi pertamax ya.