




Harta kekayaan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, yang dilaporkan di LHKPN mencapai sekitar Rp52,5 miliar memang dinilai tidak wajar jika hanya bersumber dari akumulasi gaji pokok dan tunjangan kedinasannya.
Total pendapatan resmi seorang perwira polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) diperkirakan hanya berada di kisaran Rp12 juta hingga Rp18 juta per bulan.
Rincian Total Gaji & Tunjangan Resmi (Kombes Pol)
Penghasilan resmi bulanan seorang Kombes Pol terdiri dari dua komponen utama:
- Gaji Pokok: Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2024, gaji pokok untuk pangkat Kombes Pol berada di rentang Rp3.446.000 hingga Rp5.663.000 per bulan, tergantung Masa Kerja Golongan (MKG).
- Tunjangan Kinerja (Tukin): Berdasarkan Perpres Nomor 103 Tahun 2018, seorang Kombes Pol umumnya berada di kelas jabatan 13 dengan besaran tukin Rp8.562.000, atau maksimal kelas jabatan 14 sebesar Rp11.670.000 per bulan.
- Tunjangan Lainnya: Tunjangan melekat seperti tunjangan keluarga, tunjangan lauk-pauk, dan jabatan yang totalnya berkisar ratusan ribu rupiah.
Jika ditotal secara bersih (gaji pokok + tukin tertinggi), seorang Kombes Pol menerima sekitar Rp17,3 juta per bulan.
Mengapa Bisa Mencapai Rp50 Miliar? Apakah Wajar?
Secara matematis, jika kekayaan tersebut murni berasal dari tabungan gaji resmi, seorang perwira harus menabung seluruh gajinya tanpa belanja selama ratusan tahun, sehingga memicu sorotan dari berbagai lembaga pengawas anggaran seperti Center For Budget Analysis (CBA).
Namun, dalam ranah hukum kepatuhan LHKPN KPK, tingginya harta seorang pejabat negara bisa dikategorikan wajar atau sah apabila asal-usulnya dapat dibuktikan secara legal, seperti melalui:
- Warisan keluarga atau hibah yang sah.
- Hasil investasi properti atau saham yang nilainya melonjak tinggi selama bertahun-tahun.
- Bisnis sampingan di luar kedinasan yang tidak melibatkan benturan kepentingan (conflict of interest).









rekening gendut oknum polisi pernah viral, akhirnya redup…. redup…. redup…. dan redup…. akhirnya menghilang. ga usah ragu wowo pasti kicep 🤣🤣🤣
mana nih undang2 perampasan aset jadi pejabat dan aparatur negara harta atas nama sendiri atau org lain perlu kejelasan sementara rakyat makin miskin
Definisi pesugihan babi ngepet y gini kd pocili cuma buat sarana doang dgn menyedot darah dan keringat orang susah tinggal tunggu aja azabnya kita liat aja banyak lo polisi kalo mau mampis disiksa dan diperlihatkan secara tak langsung kesemua orang
PAsti kata Gerombolan ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWO akan seperti ini: “Makanya drun kerja sana. Pemerintah lho sudah menyediakan 19 juta lapangan kerja, kalian kemana aja? Dasar Kadrun malas! Maunya enak-enakan aja gak kerja. Dasar mental kalahan kayak jagoannya yang kalah terus dalam pilpres!!
Begitu kan isi OTAK ANJING-ANJING TerMul dan TerWo???
Hehheheheee…..nggak aneh…..dulu juga ada isu rekening gendut polisi…..
seperti biasa nyinyiran si Tante Tere emang tajam lancip kayak bibir emak2 tapi gak nyambung dan malah memperlihatkan kenaifannya…drunnnn drunnn yg ginian kok dikutip di portal nyinyir ngoahahaha
lu ga usah baca aja Sot…
ribet bgt hidup lu😂😂
eh tua2 goblok nongol
Hehehheee….lagian lu ngapain masuk portalis….manusia munafik dilarang masuk …hahahhahahaa….cebong….cebong….goblok sejak lahir…..pake hati nurani…..
gokil ini sih…
punya perusahaan tambang kah?
Misal Gajinya kita ambil tertingginya yaktu 5.663.000. Misal yang digunakan untuk kebutuhan 663.000 dan 5.000.000nya ditabung. Untuk mencapi 50.000.000.000. dari 5.000.000 harus menabung 10.000 bulan. 10.000 bulan = 833 Tahun. Mungkin Dia sudah menjabat 834 Tahun. Semua misal diatas ternyata tidak masuk akal. Pantesan dicurigai netizen.
wereng coklat anak emas jokibul jokorup