Bung Iyut: KDM itu pembohong hebat seperti Jokowi

Bung Iyut @kafiradikalis:

KDM itu pembohong hebat seperti Jokowi.

Jangan termakan pencitraan humanismenya.

Ingat event pernikahan anaknya yg sampe memakan korban jiwa lalu dia secara enteng bohong padahal ada bukti digitalnya telak.

Itu bukan khilaf tapi emang aslinya berjiwa pembohong… (“,)

Tragedi pesta pernikahan anak Dedi Mulyadi terjadi pada hari Jumat, 18 Juli 2025 di kawasan Pendopo Garut dan Lapangan Oto Iskandar Di Nata (Alun-alun Garut), Jawa Barat, yang mengakibatkan tiga orang tewas dan puluhan warga lainnya pingsan.

Insiden maut ini terjadi saat ribuan warga berdesak-desakan demi mendapatkan makanan gratis di Pendopo Alun-Alun Garut.

Menyusul kecaman dari publik dan pakar kebijakan yang menilai adanya kelalaian mitigasi risiko bencana kerumunan, Dedi Mulyadi berdalih bahwa sejak awal ia sudah melarang digelarnya acara makan gratis massal.

  • Mengaku Telah Melarang Makan Gratis Terpusat: Dedi menyatakan dirinya tidak mengetahui ataupun menyetujui pembagian makan siang gratis secara massal di satu titik. Ia mengklaim telah meminta anak dan menantunya agar tidak membuat acara makan-makan yang mengundang kerumunan besar.

Sorotan Publik dan Jejak Video

Kontradiksi antara pernyataan Dedi Mulyadi dengan fakta di lapangan memicu kritik keras dari netizen dan masyarakat:

  • Penyebaran di Media Sosial: Publik menyoroti adanya jejak digital berupa video atau unggahan di media sosial yang mengundang warga atau mengumumkan adanya pembagian makanan gratis tersebut.
  • Tidak ada tersangka: Sampai sekarang tidak jelas pengusutan kasus ini. Tiga orang tewas tapi tidak ada yang jadi tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 komentar

    1. kdm ini telah dipersiapkan jokowi jauh2 hari. semua dikerahkan utk mencitrakan kdm. dana tak terbatas hingga lembaga survey. ntar pilpres 2029. gibran akan jd wakilnya. jadi gibran ga perlu repot2 lagi mencitrakan diri. udah ada kdm yg start diawal.

    2. ga seheboh dan segila kebohongan 11rb T, esemka 6000 unit, investor ikn, anti impor, anak ga berpolitik, kartu2 goblok, selesaikan jabatan gub, ekonomi meroket…silakan lanjutin sendiri

    3. Anies bilang (menganggap) “fpi ekstrimis”, lalu merangkulnya, itu namanya bukan “bohong”, tapi perubahan pandangan dan sikap politik.

      sementara KDM bilang “melarang makan-makan”, tapi jejak digital-nya membuktikan dia ngumumin atau ngabarin akan adanya pembagian makanan gratis, itu namanya “bohong”…

      bedain mana yg bohong dan yg gak aja lu kagak paham…

      terwo/termul GOBLOK lu…
      L.O.L

    4. Halah cuma spesies kafiri anti IsIam saja yang cap FPI ekstrimis yang nyatanya tiap bencana alam mereka lebih gercep dr pemerintah dan terakhir santrinya dibantai kayak PKI pas pulang pengajian.

  1. klau sampe hanya untuk berebut mkn, sampai meninggal, karena berdesakan. berarti masyarakat msh bnyk yg miskin banget, mkn gratis sampai berebut.