
Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Zoom meeting pada jam 2 pagi dini hari konon katanya sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap aturan jam kerja baru bagi kepala dapur. Aturan ini berlaku di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia.
Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengecek langsung kesiapan operasional pada jam-jam krusial.
Zoom meeting via konferensi video jam 02.00 dini hari ini bertujuan memastikan seluruh prosedur operasional standar (SOP) dijalankan dengan ketat. Langkah ini krusial demi menjaga keamanan pangan dan keselamatan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas hingga pemecatan bagi kepala SPPG yang lalai dalam bertugas.







gimmick doang, rapat sambil ronda ato nongki di poskamling
minimal bisa mendapat rekor MURI meeting dengan hampir 30.000 sppg.
catatan :
di dalam sppg ada kepala, pengawas gizi dan pengawas keuangan, berarti jumlahnya 90.000 orang + yang lainnya.
rapat kabinet londo ireng yg jumlah menterinya ratusan hasilnya seperti yg dipuja puji terwo 😛😛 gimana yang ribuan, pujian terwo bisa sambil jungkir balik jingkrak² dan guling² aWok wokwok
seandainya saya bisa menghentikan mbg maka saat ini juga mbg SAYA STOP.
PROGRAM JANJI PEMILU > TANPA KAJIAN AHLI & PERENCANAAN YANG MATANG > PELAKSANAAN AMBURADUL & PENUH DG KORUPSI
AMBYAAAARRRR
Ga ada cara carmuk lain yang lebih wajar apa itu kepala BGN baru….toh wajar atau tidak tetap ujungnya borosin anggaran.