Ketahuan Ina Liem bukan ahli yang sebenarnya. Ia tak lebih konten kreator pada umumnya. Mungkin lebih tepatnya loyalis Gibran dan Jokowi seperti yang lainnya. Bermaksud menyindir terkait putusan MA, tapi sebetulnya itu bumerang bagi Gibran dan dirinya sendiri.
Video terbaru Ina Liem menyatakan bahwa ia setuju dengan Wapres Gibran agar mundur sebagai Wapres menyikapi putusan MA terbaru itu. Tapi, itu tidak titik, melainkan koma. Intinya, ia ingin tahu siapa yang bernafsu hendak menggantikan Wapres Gibran.
Ia ingin tahu siapa dalang di balik kasus ijazah Wapres Gibran ini. Artinya, secara tidak langsung, ia ingin memukul rata bahwa orang yang akan menggantikan Gibran adalah orang yang menjadi dalang di balik kasus ijazah Wapres Gibran ini. Ini kesimpulan yang salah fatal.
Ina Liem malah mengutip Bang Bill (Taufik Bilhaki, dari Gibranisti) bahwa Suket itu sudah tidak ada artinya lagi. Dirobek pun tidak masalah. Benar sih, tapi itu adalah pengakuan adanya cacat adminstratif. Dan kalau benar terbukti nantinya ada pasal selundupan PKPU, maka itu tidak sekadar cacat administratif lagi, tapi juga sudah merupakan cacat manipulatif yang koruptif dan buruk dalam sistem demokrasi kita.
Alih-alih, mengatakan Wapres Gibran mestinya malu karena “cacat administratifnya” terbongkar, justru orang yang akan menggantikan Wapres Gibran nantinya yang dianggapnya harus malu, karena duduk sebagai Wapres tanpa dipilih secara langsung. Duduk sebagai Wapres hanya mengandalkan cacat administratif semata. Ina Liem miris, tapi tidak miris dengan kasus ijazah Gibran.
Entahlah, siapa yang ada di kepala Ina Liem, sebagai dalang, orang yang bernafsu, menjadi Wapres menggantikan Gibran itu? Mungkin di kepalanya sudah tergambar orangnya, sehingga komentar seperti dalam video itu, yang menunjukkan keahliannya justru dipertanyakan. Nggak banget sih.
Iba kita sama Ina Liem ini. Dia masuk ke dunia yang bukan dunia yang dipahaminya, sepenuhnya.
(ERIZAL)








Ina Liem, juga aswan alias Goh peng lie membela mati2an fufufafa / dinasti Jkw krn alasan kepentingan idelogis /kelompok dibaliknya
yah cari nafkah dgn cara bermodal lidah basah om..
mumpung yg dibela nya juga manusia2 katrok🤣🤣
ALHAMDULILLAH…
TERIMAKASIH PROF YULIUS…
TERIMAKASIH PAK SUBHAN PALAL…
TERIMAKASIH BAPAK PRESIDEN PRABOWO…
SEMOGA LANCAR SEMUA….
MASALAH IJAZAH BAPAK DAN ANAK HARUS TERUS DIURUS SAMPAI TUNTAS…
MAGOT ANTI ISLAM PADA GABUNG KE SITU. SEKARANG LAGI KEJANG2 BUAHAHA…
kalo yg ganti Gibran si Tiwi
mau apa dia 🤣🤣🤣
Pertanyaan harus nya dibalik siapa dalang ijazah palsu jokowi dan gibran? hingga sukses menghancurkan indonesia
Buat kaum minoritas sentimen yang ingin mendominasi pribumi, terhadap sesama dari leluhur atau nenek moyang keturunan yang sama, yang mewakili, melindungi kepentingan pribadi mereka dan kelompok nya, sebobrok apapun harus dibela.
Kalo gw bilang, “Gw dalangnya..!” Lu mau apa?