
Kelompok Houthi di Yaman yang didukung oleh Iran telah resmi merebut kendali penuh atas wilayah Selat Bab al-Mandab setelah berhasil menguasai titik-titik krusial di sepanjang garis pantai dan pulau strategis di sekitarnya.
Berikut adalah rincian eskalasi situasi geografis dan geopolitik di wilayah tersebut:
- Perebutan Pulau Perim (Mayyun): Pasukan Houthi berhasil mendarat dan menguasai Pulau Perim (juga dikenal sebagai Pulau Mayyun). Pulau strategis ini terletak tepat di tengah Selat Bab al-Mandab dan membagi jalur pelayaran menjadi dua koridor utama.
- Kejatuhan Kota Pelabuhan Mokha & Dhubab: Sebelum menguasai Pulau Perim, milisi Houthi terlebih dahulu meluncurkan serangan darat besar-besaran untuk merebut kota pelabuhan strategis Mokha (Mocha) serta wilayah Dhubab yang menghadap langsung ke selat tersebut.
- Dampak terhadap Jalur Perdagangan: Jalur Bab al-Mandab merupakan salah satu jalur pipa perdagangan energi dan logistik paling vital di dunia yang menghubungkan Asia dan Eropa melalui Laut Merah dan Terusan Suez. Kelompok Houthi kini telah menyatakan blokade laut yang secara khusus menargetkan kapal-kapal yang terafiliasi dengan Arab Saudi.
- Eskalasi Regional: Penguasaan selat ini terjadi di tengah konflik regional yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Iran. Karena Selat Hormuz sebelumnya telah terdampak oleh konflik tersebut, Arab Saudi sangat bergantung pada Bab al-Mandab untuk mengalirkan ekspor minyaknya melalui pelabuhan Laut Merah. Kejatuhan wilayah ini memicu kekhawatiran global dan langsung menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak melewati angka $100 per barel.








baru segitu aja heboh dazar kadrun disini bocil aja bisa menguasai puluhan sppg
siah anjing bentar lg diberangus
selamat ya houthi…berangus tuh sunni pro kafir….ngaku ngikut sunnah..galaknya ke yaman…ke israel ciut…sebutir peluru pun tak pernah ditembak saudi ke israel….sunnah apaan tuh bos koe…