Di Dagestan, seorang ibu guru berusia 45 tahun menghabiskan waktu empat jam sehari berjalan menyusuri jalur pegunungan untuk mencapai sebuah sekolah yang hanya memiliki tiga murid, yang terletak 1.800 meter di atas permukaan laut, lapor media Mash.
Khadizhat Shekhmagomedovna merupakan satu-satunya guru di sekolah tersebut dan ia mengampu semua mata pelajaran seorang diri.

Selama sembilan tahun, ia menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh 14 km setiap harinya dengan berjalan kaki, sembari menghadapi ancaman serigala dan medan pegunungan yang berbahaya.
Meski menghadapi berbagai kesulitan, ia mengaku kepada Mash bahwa dirinya sama sekali tidak berniat untuk berhenti.
Dagestan (secara resmi bernama Republik Dagestan) adalah salah satu republik otonom bagian dari Federasi Rusia yang terletak di wilayah Kaukasus Utara. Nama Dagestan berasal dari bahasa Persia yang berarti “tanah pegunungan” (dag berarti gunung, dan stan berarti tanah).
Berdasarkan data resmi sensus dan catatan statistik terbaru, populasi Republik Dagestan berjumlah sekitar 3,2 juta jiwa (berdasarkan Sensus Rusia 2021 tercatat 3.182.054 jiwa), dengan mayoritas penduduknya beragama Islam yang mencakup sekitar 83% hingga 90% lebih dari total populasi.
[VIDEO]







kalo disana ada modelan kadrun pasti udh dimaki2 itu pemerintah setempat dan dianggap bangsa gembel
yahh, disanakan mayoritas dran drun juga,,, 🤣
dran drun masih sadar diri, disana sumber daya ga banyak ya ga nuntut banyak!
disini sumber daya melimpah tapi banyak yang gembel, ya pemerintahnya kena semprot! 🤣