Arab Saudi menawarkan $1 miliar kepada Houthi Yaman melalui Iran untuk menghentikan serangan mereka sebagai bagian dari gencatan senjata.
Laporan mengenai penawaran dana tersebut bersumber dari media Israel, Israel Hayom, yang mengutip keterangan dari sejumlah sumber diplomatik Teluk.
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan pada 26 Oktober 2026, berikut adalah poin-poin penting terkait isu ini:
- Detail Penawaran: Arab Saudi dilaporkan menawarkan dana sebesar $1 miliar kepada kelompok Houthi di Yaman melalui mediasi Teheran demi menghentikan serangan terhadap infrastruktur kilang minyak dan bandara Saudi.
- Klaim Pengiriman Uang: Salah satu sumber diplomatik mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, membawa langsung uang tunai tersebut menggunakan pesawat angkut militer C-130 Hercules saat mendarat di Teheran untuk menghadiri pertemuan multilateral, 26 Oktober 2026.
- Konteks Pertemuan: Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembicaraan tingkat tinggi empat negara (Iran, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan) di Teheran guna meredakan eskalasi konflik regional.
- Latar Belakang Finansial: Sumber-sumber tersebut menyebut bahwa dana ini berkaitan dengan pemenuhan kesepakatan yang sempat tertunda dari perjanjian tiga tahun lalu, yang awalnya dialokasikan untuk membayar gaji sektor publik di wilayah kekuasaan Houthi serta rekonstruksi infrastruktur sipil Yaman.

Respons Resmi:
Hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi belum memberikan konfirmasi resmi ataupun memverifikasi adanya transfer uang tunai tersebut. Secara formal, posisi resmi Riyadh tetap menolak tunduk pada tekanan militer dan menyatakan tidak akan mencairkan dana bantuan sebelum kelompok Houthi mengembalikan wilayah-wilayah Yaman yang mereka kuasai kepada pemerintah yang sah.








dari 10 orang syiah, dari 10 sumber berita syiah, 11 tukang tipu, kelihatan goblog, banyak berita² liar, busuk dari mereka. anak TK Faham, kenapa Iran ngundang Fakta Mekah ? panik, sdh ada keputusan Pentagon, rezin Iran akan dilenyapkan, Presidennya bilang rakyat Iran kelaparan. dari awal pertemuan Taheran, di plintar plintur kaya tai… itulah syiah, kata Imam Syafii, golobgan pendusta. anak TK tau, semua pemimpin Houthi, Abdul Malik Badruddib Houthi dan bajinganbya sdh mampus, Bbrp minggu lalu Iran dan pemimpin Houthi, ngemis² minta damai, ditolak menlu Yaman… spt gw bilang minggu lalu, paling lambat 3 minggu lagi San’a direbut, Taiz sudah. banyak milisi Houthi terbunuh dan menyerah, juga banyak yg sadar. jadi Ajam Ashkenazi, hidung mancung non Arab, Bangladesh, jangan ngibul melulu, kelihatan tolol. Arab Saudi, hanya minta, Houthi menyerah, serahkan semua wilayah kepada penguasa Yaman yg sah. semua balistik hqrus diserahkan… kalian banyak memroduksi ngibul berulang² percuma, nanti lihat hasilnya… lu mkn barangnya sdh ngga bisa gum, jadi rada dongi