Hasil Pertemuan Saudi-Turki-Pakistan dengan Iran di Teheran

Begini situasi pertemuan kuadripartit di Teheran yang dimulai sore tadi (26/10/2026) waktu Iran….

Yang hadir Mayjend Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran; Menteri Pertahanan Saudi Khalid bin Salman; Panglima Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir; dan Ibrahim Kalin, kepala Badan Intelijen Nasional Turki…. ikut nyempil Menlu Iran, Sayid Abbas Araqchi… dia gak punya hak bicara, cuman dengar doang…. Bahkan Presdien Pezeshkian yang ikut hadir, hanya sebagai pengamat doang.

Situasinya meski berusaha dibuat santai, namun rasa tegang tidak bisa dihindari… bagaimanapun Iran bisa menaruh curiga, ketiganya bisa datang membawa misi lain, terlebih lagi pertemuan mendadak atas permintaan Pakistan ini di tengah ancaman AS dan Israel yang akan kembali melakukan serangan ke Iran.

Pertemuan yang berlangsung tiga jam ini menghasilkan pernyataan bersama. Pernyataan tersebut adalah disepakati oleh delegasi tinggi empat negara ini, untuk kembali duduk bersama di pertemuan berikutnya… dialog untuk membangun kesepahaman dan kerjasama regional yang lebih erat akan dilanjutkan.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mayjend Rezai dalam wawancarannya pasca pertemuan mengatakan, “Pertemuan dan kerjasama kayak gini harusnya sudah dimulai sejak lama. Kunjungan para pejabat tinggi ketiga negara sahabat ini menunjukkan bahwa ancaman AS tidak lagi berarti.”

“Situasi seperti ini terjadi, karena Iran mau melawan, karena dukungan dan resistensi rakyat Iran. Sehingga terbentuklah suasana positif di kawasan, termasuk dialog yang baru saja berlangsung,” tambahnya.

Menurut Rezaei, para pejabat tinggi Turki, Pakistan, dan Arab Saudi berpandangan bahwa penyelesaian berbagai persoalan kawasan terletak pada kerja sama dan kebersamaan keempat negara.

“Kami sampai pada kesimpulan bahwa keamanan di Asia Barat harus bersifat mandiri dan dibangun dari dalam kawasan itu sendiri. Segala bentuk campur tangan asing harus dicegah,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *