Anies Baswedan memposting di Threads:
“Tiba-tiba banyak posting soal saya dua hari ini? Abaikan! Mari fokus mendoakan (alm.) Pak Bambang Setiyawan, mendukung pemulihan Faturohman, serta mendesak pengusutan tuntas terhadap para pelaku.”
Kericuhan pasca-demonstrasi di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis malam, 27 Agustus 2026 memakan satu korban jiwa bernama Bambang Setiyawan (59 tahun), seorang warga lokal yang berprofesi sebagai pedagang cermin. Peristiwa tragis ini memicu perhatian publik setelah video kekerasan terhadap korban beredar di media sosial.
Kronologi Kejadian
- Kamis Sore: Bambang dan istrinya, Sudarsi, menutup toko cermin mereka lebih awal (sekitar pukul 16.30 WIB) karena melihat massa demonstran mulai ramai berdatangan di sekitar lokasi.
- Kamis Malam: Setelah sempat pulang dan mengantar tetangganya ke rumah sakit, Bambang kembali keluar rumah untuk mengecek situasi dan kondisi lapak dagangannya di tengah situasi yang mulai ricuh.
- Insiden Pengeroyokan: Korban (Pak Bambang) yang bukan merupakan peserta demo dihadang, diseret, dan dikeroyok oleh sekelompok orang di Jalan Pejompongan Raya.
- Evakuasi: Pihak kepolisian mengevakuasi Bambang setelah situasi kondusif. Korban ditemukan dalam kondisi pingsan lalu dilarikan ke Rumah Sakit Mintoharjo, namun dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di sana.
Perkembangan Investigasi Polisi
Polda Metro Jaya sedang mendalami dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam insiden pengeroyokan dan kerusuhan pasca-demo di depan Gedung DPR RI pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah seorang warga bernama Bambang Setiawan (59) meninggal dunia akibat pengeroyokan sekelompok massa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, dan korban lain bernama Faturohman mengalami luka-luka.
Nama Hercules (Rosario de Marshall) dan ormas GRIB Jaya terseret setelah potongan video yang memperlihatkan keberadaannya di lokasi kericuhan viral di media sosial. Namun, tuduhan pengeroyokan tersebut dibantah keras oleh pihak Hercules maupun pengurus hukum ormasnya.
Hingga saat ini, polisi dilaporkan telah mengamankan ratusan orang dan menetapkan puluhan orang sebagai tersangka atas kerusuhan pasca-demo. Meski demikian, belum ada rilis resmi yang mengonfirmasi bahwa pelaku utama pengeroyokan fatal terhadap korban Bambang merupakan anggota GRIB Jaya.








buset kadrun gak punya empati, ada orang meninggal malah posting2 kampanye Anis, mana nuranimu drunnn drunn
Ada orang dibunuh, lu malah drun-drun sambil gegares Babi + Tuak. Nurani lu busuk cong !
Busyet af koplak ada orang mengajak doa dan mengusut tuntas dicemooh dasar pemakan tai tak punya empedu
aneh ya ada 3 truk berisi orang bawa kayu dibiarin parcok π‘π‘
@Federico Valverde anjing kampang
Kalau Anies menuntut keadilan untuk korban kekerasan preman, setiap korban benar-benar diperlakukan manusia.
Beda sama junjungnmu si gembrott tolol inkompeten, korban kekerasan ormas preman temannya cuma dianggap statistik belaka gak sampai 0,0001% jadi ga ada respon apa-apa. Apalagi si gembrot tolol inkompeten juga tergolong pelanggar HAM berat dan gak beretika/barbar.
Zaman Suharto udah pada di petrus kan itu GRIB trus dikarungin kelaut