Tanggapan Dr. Media Wahyudi Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP.
“Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita”
“Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang.”
“Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang.”
“Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!”
“Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, saya sepakat kegiatan ini untuk dihentikan saja”
“ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN.”
[VIDEO]







bukan cuma salah urus tapi memang ga bisa ngurus, akhirnya murus². tugas utama pemerintah adalah mengurus rakyatnya supaya sejahtera, bukan bikin gaduh. rakyat secara keseluruhan yaaa, bukan rakyat dalam satu comberan 🙃