Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mengonfirmasi bahwa total lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) angkatan 2026 dilaporkan meninggal dunia. Para korban jiwa tersebut wafat saat mengikuti rangkaian Latihan Dasar Militer (Latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Berdasarkan laporan resmi dari pihak Kemhan hingga Sabtu, 27 Juni 2026, berikut adalah identitas kelima peserta yang meninggal dunia:
- Yonanda Muhammad Taufiq
- Anisa Muyassaroh
- Novia Rahmadhani Sihotang
- Muhammad Rifki Renaldi Gunawan
- Nola Dya Sari
Penyebab dan Respons Pemerintah
- Kondisi Kesehatan: Beberapa korban dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik ekstrem di lapangan akibat cuaca dan intensitas latihan, termasuk diagnosis medis seperti heat stroke (sengatan panas) dan henti jantung.
- Lokasi Pelatihan: Kejadian berlangsung di beberapa Satuan Pendidikan (Satdik) TNI yang berbeda, termasuk di Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Puslatpur Kodiklatad Baturaja, dan Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.
- Kompensasi: Pihak Kemhan RI menyatakan bertanggung jawab dengan mendampingi proses pemakaman serta memberikan santunan duka sebesar Rp50 juta per orang kepada keluarga korban.
- Evaluasi: Mengingat jumlah korban yang terus bertambah, publik dan berbagai pihak mendesak adanya investigasi menyeluruh serta evaluasi ketat terhadap relevansi dan prosedur keselamatan latihan ala militer bagi calon pengelola koperasi.







di Indonesia ini nyawa hanya sebatas angka,pemerintahnya benar2 buta dan tuli
belum makan MBG kali tuh 🤓
yang kekenyangan makan MBG kepalanya sampai botak 🤪
Makhluk SUPER DUPER GOBLOK Aris ODGJ/af/ANONim (Akal Nol, Otak miNim) gerombolan ANJING PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun Jaringan ANak CUcu Keturunan (JANCUK) PKI komen: “Woiii drun makanya belajar tauhid. Jangan belajar tauhid saat demo. Urusan hidup dan mati itu takdir Allah.‼️”
Netizen cerdas: “woiii Makhluk MUNAFIK, lu ngerti gak sih tentang takdir⁉️ Makanya belajar tauhid itu jangan kepada junjungan sekaligus sesembahan mu si Mbah Wowo Gemoy omon omon yang bahkan menganggap nyawa itu hanya hitungan persentase aja. Dia gak tahu sebab akibat dari sebuah kejadian‼️ Dasar SUPER DUPER GUOBLOKKKK lu‼️🤣😁😂😝
jgn ngemeng takdir tuhan y bang..!! ini dah hampir jelas ad yg salah ama sistem pelatihannya..
☝🏻👇
padahal bukan perang.. cuma pelatihan.. tp nyawa taruhannya..
☝🏻👇
dpt santunan duka 50 jt.. jgn bandingin ama biaya kunjungan k LN pa’wowo y guys.. ato gaji pensi pa’wiwi yg cair tiap bln..
😵💫😵
. . siapa tanggung jawab..!? . .
af rasis terwo taykebo baru ikut hujat kalo ada keluarganya ikut mati
Lah…Yang udah mundur aja pada balik lagi. Liat aja si Hasan Nasbi sama si Miftah. Dido’akan cepat mati aja udah.