Grafik ini membandingkan tingkat kepuasan publik nasional terhadap Presiden AS Donald Trump (32%) dengan Wali Kota New York City Zohran Mamdani (69%), serta mempertanyakan apakah hal ini menandai peristiwa bersejarah di mana seorang wali kota mencatatkan tingkat dukungan nasional yang lebih tinggi dibandingkan presiden yang sedang menjabat.
Trump turun
Peringkat kepuasan publik secara keseluruhan terhadap kinerja Presiden Donald Trump merosot ke rekor terendah sebesar 32% dalam jajak pendapat Universitas Quinnipiac yang dirilis pada akhir Juli 2026.
Faktor Utama Penurunan
Para analis politik dan data jajak pendapat mengidentifikasi beberapa isu besar yang menekan angka kepuasan Trump hingga ke titik terendah sepanjang sejarah kepresidenannya:
- Masalah Ekonomi: Kepuasan publik terhadap cara Trump menangani ekonomi merosot ke angka 32% akibat dampak inflasi yang persisten dan lonjakan harga bahan bakar.
- Kebijakan Luar Negeri: Ketegangan dan potensi konflik militer atau perang dengan Iran memicu ketidakpuasan yang meluas di kalangan pemilih.
- Kehilangan Dukungan Basis Inti: Trump juga dilaporkan kehilangan sebagian dukungan dari kelompok pemilih independen serta penurunan popularitas di internal loyalis Partai Republik itu sendiri.
Penurunan tajam ini dipandang sebagai tantangan besar bagi Partai Republik dalam mempertahankan mayoritas kursi menjelang Pemilu Sela (Midterm Elections) November 2026.
Mamdani naik
Menurut hasil survei terbaru dari Siena College Poll yang dirilis pada awal Agustus 2026 menunjukkan bahwa Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, meraih tingkat penerimaan (favorability rating) sebesar 69% di kalangan calon pemilih di NYC; angka ini menandai puncak popularitas yang signifikan sejak ia menjabat.
Hasil jajak pendapat ini menunjukkan lonjakan popularitas yang signifikan bagi walikota muslim pertama di kota terbesar di dunia tersebut:
- Lonjakan Angka: Tingkat kepuasan atau pandangan positif ini melonjak 11 poin dari angka 58% pada survei bulan Juni lalu.
- Banding Terbalik: Hanya sekitar 24% warga New York yang memiliki pandangan negatif (unfavorable) terhadapnya, memberikan Mamdani nilai bersih popularitas (net favorability) sebesar +45.
- Awal Jabatan: Angka ini merupakan rekor tertinggi bagi Mamdani sejak ia menjabat, setelah sebelumnya sempat berada di angka 48% pada evaluasi 100 hari pertamanya di bulan April.
Meskipun media seperti The Wall Street Journal melaporkan adanya gesekan politik terkait kebijakannya (seperti pajak rumah mewah kedua), data Siena College Poll membuktikan bahwa mayoritas besar warga New York masih sangat mendukung kepemimpinannya.







udah waktunya congor omon omon turun, siapapun yg congornya cuman bisa omon omon bisa turun segera dalam tempo yg sesingkat singkatnya 🤓🤓