Sebuah klip video memperlihatkan tentara Uganda🇺🇬 di dalam pesawat mengenakan seragam militer yang dilengkapi dengan emblem bendera negara mereka, saat anggota pasukan tersebut mendokumentasikan pergerakan mereka dan memublikasikan rekaman itu disertai dengan kalimat “Gaza, kami datang.”
Pasukan Pertahanan Rakyat Uganda (UPDF) akan bertugas sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) multinasional bentukan Board of Peace (BoP) Trump.
Keputusan ini diambil setelah adanya komunikasi diplomatik dan permintaan langsung dari pihak AS kepada Presiden Uganda, Yoweri Museveni.
Mengapa Washington meminta pasukan Uganda?
Jawabannya terletak pada:
- Pengalaman panjang militer Uganda dalam misi penjaga perdamaian regional sebelumnya, seperti di Somalia, Sudan Selatan, dan Republik Demokratik Kongo.
- Kemitraan keamanan yang semakin erat antara Uganda dengan Israel, yang dibentuk oleh sejarah—mulai dari operasi penyerbuan Entebbe tahun 1976 hingga kerja sama strategis saat ini.
Langkah ini juga memunculkan pertanyaan geopolitik yang signifikan. Akankah keberpihakan Uganda terhadap Israel merenggangkan hubungan dengan pemerintah-pemerintah pro-Palestina di seluruh Afrika? Dan apa yang akan terjadi jika misi di Gaza ini justru berubah menjadi konflik berkepanjangan lainnya?
*NB: Mayoritas penduduk Uganda menganut agama Kristen (sekitar 84%, terbagi atas Katolik Roma dan Anglikan), diikuti oleh minoritas Muslim (sekitar 14%) dan kepercayaan tradisional.
[VIDEO]







beneran masuk BoP cuma jd kacung ASu & zionist
jadi yang perang atas nama agama itu siapa cobaaaaaaa …..
Pasmon (pasukan monyet) Uganda ini apakah diperintah Si Gendut Trump dan Israil memerangi HAMAS ? Kalo bener begitu, berarti mereka cuma cari mati.
kera membela kera