Erdogan dengan para PSK

Ketika kampanye presiden dari partai Refah (Partai Kesejahteraan) yang dikenal sebagai Islamis garis keras di Turki, Erdogan berkampanye di sebuah hotel yang di sana ada 25 wanita psk sedang makan. Lalu manajer hotel mengatakan kepada mereka, calon presiden dari partai Refah ingin berdialog dengan kalian.

Sontak mereka kaget dan mengatakan, “Mana mungkin dari partai mereka mau datang ke tempat seperti ini.”

Ini menunjukkan bahwa partai ini dikenal bagaimana di kalangan mereka.

Singkat cerita Erdogan datang ke sana dan mulai kampanye, “Saya capres dari partai Refah KAMI AKAN BERUSAHA MENYELAMATKAN KALIAN DARI DUNIA GELAP (PELACURAN) INI.”

Mereka pun menertawakan ucapan Erdogan itu.

Tapi……………………..
Dari tempat paling pojok berdiri seorang PSK lalu berkata dengan suara isak tersedu, “Wahai calon Presiden…. Kalian tidak akan bisa menyelamatkan kami lagi, kami sudah terlambat, kami sudah sirna, tak ada lagi yang perlu kau selamatkan dari kami, ribuan lelaki telah menodai kami, tak ada lagi yang bisa kau selamatkan.
Tapi selamatkanlah anak-anak kami, aku punya anak perempuan umur 16 dan 14 tahun, aku tak mau mereka jadi pelacur sepertiku juga, merekalah yang perlu kau selamatkan. Aku akan jamin suara teman-temanku ini diberikan kepadamu.”

Mereka yang tadi tertawa-tawa akhirnya satu persatu ikut menangis dan suasan hotel pun jadi hening, semua larut dalam tangis haru masing-masing.

Keterlibatan Islamis dalam politik di negeri sekuler itu perlu minimal mengurangi kerusakan yang ada sekaligus menjadi tangga untuk menerapkan Islam yang lebih sempurna.

-Ustadz Anshari Taslim-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *