Laporan mengenai krisis kesehatan mental di atas kapal induk AS USS Abraham Lincoln telah memicu penyelidikan dari Kongres AS setelah adanya konfirmasi bahwa seorang pelaut jatuh ke laut dan beberapa lainnya dilaporkan mencoba melompat. Kapal induk tersebut kini memasuki bulan kesembilan dalam masa penugasannya di Timur Tengah akibat perang Iran. Durasi penugasan ini mencatat rekor modern dengan lebih dari 250 hari berturut-turut di laut tanpa bersandar di pelabuhan.
Faktor Utama Krisis di Atas Kapal
Kondisi ekstrem yang dihadapi oleh sekitar 5.000 kru kapal disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor krusial yang berdampak signifikan pada kesejahteraan personel:
- Siklus Operasi yang Melelahkan: Para kru menjalani giliran kerja selama 12 hingga 16 jam tanpa hari libur selama berbulan-bulan di bawah tekanan tinggi operasi tempur.
- Masalah Pasokan Ekstrem: Gangguan jalur logistik di Timur Tengah memicu kelangkaan bahan makanan segar. Pihak keluarga melaporkan adanya pembatasan porsi makanan secara drastis. Stok kebutuhan sanitasi dasar seperti sabun dan pasta gigi di toko kapal juga sering habis.
- Kegagalan Infrastruktur: Laporan menunjukkan masalah fasilitas yang parah, termasuk gangguan pada sistem pembuangan, ketersediaan air bersih, serta kendala pada fasilitas pendingin ruangan dan layanan binatu.
- Ketidakpastian Masa Depan: Masa penugasan telah diperpanjang dua kali dari jadwal awal tanpa adanya kepastian tanggal kepulangan karena alasan keamanan operasi.
Respons Resmi dan Langkah Penanganan
Pihak Tindakan & Respons Kongres & Senat AS Perwakilan Senat menuntut pertanggungjawaban dari Pentagon terkait standar kelayakan hidup kru dan mendesak investigasi pengawasan langsung ke atas kapal. Pimpinan Angkatan Laut Mengakui adanya tekanan berat dan menyatakan telah menyiagakan tim konselor residensi, pemuka agama, dan staf medis untuk mendukung kesehatan mental kru. Meski demikian, pihak komando menyatakan belum mengidentifikasi lonjakan resmi pada angka percobaan tindakan fatal. Rencana Rotasi Angkatan Laut AS sedang mempersiapkan Kelompok Tempur Kapal Induk USS Theodore Roosevelt untuk menggantikan tugas USS Abraham Lincoln. Lini masa pergeseran ini masih bersifat rahasia.
Sumber:







gegara nafsu serakah si Piggy..😂😂😂
lanjutken perangnya terus bro Iran 👍👍