Prabowo dulu nyinyirin utang negara loh… sampai sebut Menkeu sebagai Menteri Pencetak Utang

Prabowo dulu nyinyir loh sama utang negara.

Saking nyinyirnya dia pernah bilang Menteri Pencetak Utang ke menkeu era 2014-2019. Dia bilang, Indonesia itu utang 1 triliun per hari. Dan puncaknya, dia bilang: Indonesia bubar 2030 dengan utang-utang ini. Ada semua jejak digitalnya. Kamu bego banget jika tidak tahu ocehan-ocehan ini. Silahkan cari sendiri.

2024, karena kebelet jadi Presiden, Prabowo bersedia menerima anak Jokowi jadi wakilnya. Padahal dia tahu anak Jokowi itu produk melanggar etika, ‘penasihat2’ hukumnya juga bilang hal yg sama.

Lantas dia menang deh. Kirain betulan akan benci utang. Eeeeh,

Apa yang terjadi?

Sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik pada Oktober 2024 hingga akhir Juni 2026, utang pemerintah Indonesia bertambah Rp1.819,79 triliun.

Per hari ini tembus 10.293 triliun.

Posisi total utang pemerintah naik dari Rp8.473,90 triliun (akhir September 2024) menjadi Rp10.293,69 triliun per 30 Juni 2026. Dengan rasio terus merangkak naik.

Dulu, Prabowo nyinyirin utang bertambah 1 triliun per hari, duh my friend, elu hari ini nambah utang 3,2 triliun per hari. Crazy. Gila sekali penambahan argo utang ini. Setiap matahari terbit, nambah 3,2 triliun.

Begitulah. Sungguh tidak ada yg spesial dengan Prabowo ini. Hanya jago ngutang saja. Pun Menteri Keuangannya, apanya yg spesial saat ekonomi naik gara2 elu ngutang terus? Tanpa kalian semua, Indonesia itu autopilot, ekonominya tetap akan tumbuh 4-5%, karena cukup rakyat saja yg konsumsi, naik deh.

Dan ironisnya, apa hasil utang ini? Itu MBG betulan akan sukses meningkatkan SDM Indonesia? Itu Kopdes Merah Putih, betulan akan sukses meningkatkan ekonomi? Karena ehem, 2029, bisa2 hanyalah bangunan tak berpenghuni. Dan anak-anak kita juga gizinya begitu-begitu saja.

Pikirkanlah.

Nah, buat yg mau bantah, silahkan bantah data dan fakta tulisan ini. Mana yg keliru? Mana yg hoax?

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *