Tiga Warga Indonesia Ditangkap Otoritas Saudi Karena Tawarkan Haji Ilegal

Aparat keamanan Arab Saudi menangkap tiga Warga Negara Indonesia (WNI) di Kota Mekkah Selasa, (28/42026).

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Heni Hamidah mengatakan, ketiganya diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan terkait layanan haji ilegal, termasuk melalui penyebaran iklan layanan haji palsu di media sosial.

“Dua dari tiga orang tersebut dilaporkan menggunakan atribut petugas haji Indonesia saat penangkapan,” ujar Heni di Kantor Kemenlu, Jakarta, pada Kamis (30/4/2026).

[VIDEO]

@abulmuzaffar10:

Jujur, ya, kelakuan oknum orang Indonesia di Mekah itu kelewatan.

Gw sebagai yang pernah haji aja ilfeel sama mereka.

Pelaku yang hobi fasilitasi haji ilegal, itu banyak orang Indonesia. Biasanya mereka berkoordinasi sama petugas setempat, tapi sekarang makin sulit karena pengawasan Saudi makin ketat.

Yang melakukan penipuan haji badal (haji untuk menggantikan orang wafat), itu banyak orang Indonesia.

Caranya? cuman kasih foto dan video lagi di Arafah (tapi pakai video lama) atau ya ga ngabarin sama sekali dan kabur.

Yang melakukan makelar kurban dan dam (denda haji tamattu yang mana seorang jamaah haji harus menyembelih 1 domba), itu banyak orang Indonesia.

Yang makelar ini unik, karena banyak dari mereka menipu jamaah atau ya menaikkan harganya gila2an tidak sesuai dengan harga semestinya.

Yang akhirnya bikin saudi bikin aturan larangan jamaah haji untuk beli kurban dan dam ke makelar, dan harus beli langsung ke pemerintah Saudi.

Ini belum lagi kasus-kasus yang lebih gelap…

Dari pengalaman haji selama 40 hari itu, gw semakin yakin…Bahwa bangsa kita ini mentally corrupt.

Jadi ga usah heran sama kondisi negara ini. Lah di tanah suci saja, mereka berani menzalimi jamaah haji wwlwlwllw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *