Mayoritas pemilih Partai Demokrat di Amerika Serikat yang berada di negara-negara bagian dengan peran kunci dalam menentukan calon presiden partai untuk pemilu 2028 menentang pemberian bantuan dan senjata kepada Israel; demikian hasil sebuah jajak pendapat terbaru.
Survei yang dirilis pada Senin malam (24/8/2026) oleh IMEU Policy Project—sebuah lembaga kajian (think tank)—ini menjadi indikasi terbaru merosotnya popularitas Israel di AS, khususnya di kalangan pemilih Demokrat.
Jajak pendapat ini menunjukkan pergeseran besar dalam basis pemilih Demokrat.
Isu kebijakan luar negeri terkait Israel-Palestina kini diproyeksikan menjadi ujian penentu (litmus test) utama bagi siapa pun yang ingin mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden AS 2028.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh perusahaan riset YouGov tersebut menemukan bahwa mayoritas pemilih di South Carolina, Nevada, New Hampshire, New Mexico, Michigan, dan Virginia meyakini Israel sedang melakukan genosida di Gaza.
Negara-negara bagian ini akan menjadi lokasi pemilihan pendahuluan (primary) pertama dalam rangkaian pemilu 2028 dan memegang peran sangat penting dalam menentukan calon presiden dari Partai Demokrat, serta berpotensi menentukan siapa yang akan menjadi presiden AS berikutnya.
Ringkasan Hasil Polling (Agustus 2026)
Survei ini melibatkan lebih dari 4.000 pemilih potensial di enam negara bagian pertama yang akan menggelar pemilihan primer Demokrat pada tahun 2028. Mayoritas responden secara konsisten menyatakan lebih memilih calon presiden yang berkomitmen menghentikan pasokan senjata ke Israel:
Negara Bagian Lebih Memilih Capres yang Memutus Senjata ke Israel Menilai Tindakan Israel di Gaza sebagai Genosida New Hampshire 75% 78% Michigan 75% 80% New Mexico 75% 76% Nevada 74% 78% Virginia 66% 72% South Carolina 65% 57%
Responden di keenam negara bagian tersebut juga menunjukkan dukungan terhadap penerapan sanksi bagi Israel serta pelaksanaan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Dampak Politik Terhadap Pemilu 2028
- Tekanan pada Elite Partai: Ada jurang pemisah yang semakin lebar antara elite kepemimpinan Demokrat yang cenderung mempertahankan status quo hubungan AS-Israel dengan tuntutan akar rumput yang menginginkan sanksi dan embargo senjata.
- Strategi Calon Presiden: Para analis politik menilai kandidat presiden masa depan dari Demokrat tidak akan bisa memenangkan nominasi utama jika mereka tidak berani mengambil jarak secara terbuka dari kebijakan bantuan militer tanpa syarat terhadap Israel.
- Kemenangan Progresif: Tren ini diperkuat oleh kemenangan tokoh-tokoh progresif pengkritik Israel di berbagai pemilihan primer kongres, salah satunya kemenangan Abdul El-Sayed dalam nominasi Senat AS dari Michigan baru-baru ini.
Sumber: ALJAZEERA






