52% warga ‘Israel’ khawatir mengungkapkan identitas mereka saat traveling

Sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa 52% warga Israel merasa khawatir atau takut untuk menunjukkan identitas nasional mereka saat bepergian ke luar negeri.

Data ini dirilis oleh organisasi Center for Jewish Impact pada Agustus 2026 menyusul meningkatnya ketegangan global dan sentimen anti-Israel pasca-peristiwa 7 Oktober 2023.

Berikut adalah poin-poin utama dari temuan survei tersebut:

  • Perubahan Perilaku Wisatawan: Sebanyak 41% responden mengaku telah mengubah kebiasaan liburan mereka, mulai dari mengganti destinasi, membatalkan perjalanan, hingga menghindari aktivitas tertentu di luar negeri.
  • Cara Menyembunyikan Identitas: Bentuk kekhawatiran ini sering kali diwujudkan dalam tindakan praktis, seperti menghindari berbicara dalam bahasa Ibrani di tempat umum, menyembunyikan kalung Bintang Daud, hingga menutup topi keagamaan (kippah).
  • Kritik terhadap Diplomasi Pemerintah: Survei juga mencatat ketidakpuasan publik terhadap diplomasi internasional Israel. Sebanyak 70% responden menilai bahwa diplomasi publik Israel tidak efektif dalam menyampaikan kebijakannya ke audiens global.

Sumber: https://www.jpost.com/israel-news/article-906353

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *