Kenapa Indonesia kalah jauh dari Malaysia dalam bidang Pariwisata?

Ukuran luas Indonesia 8x lipat dibanding Malaysia.

Punya populasi Muslim terbanyak di dunia, yaitu 230 juta jiwa.

Punya Pulau Komodo, Derawan, Raja Ampat, Danau Toba, dan Bali.

Bahkan Majalah Bisnis “Forbes” menyebut Indonesia sebagai negara terindah di dunia.

Tapi dengan banyaknya modal briliant itu, Indonesia tetap kalah jauh dibanding Malaysia, dalam bidang pariwisata.

Tahun 2025, Jumlah wisatawan Malaysia 3x lipat dibanding Indonesia.

  • Malaysia = 42,2 juta wisatawan
  • Indonesia = 15,39 juta wistawan

Bahkan selama 10 tahun berturut-turut, Malaysia memegang gelar sebagai Destinasi Halal no. 1 di dunia, bukan Indonesia

Untuk menggenjot pariwisatanya, Malaysia menggratiskan visa bagi 2 negara dengan penduduk terbesar di dunia, yaitu China dan India.

Malaysia berhasil memimpin di Asia Tenggara berkat kebijakan bebas visa yang agresif (seperti untuk turis China dan India) serta konektivitas penerbangan internasional yang sangat kuat.

Tapi tentu kebijakan gratis visa bukan satu-satunya alasan Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia.

Tak cukup ditinggalkan investor asing, Indonesia ternyata juga sudah ditinggalkan oleh wisatawan luar negeri.

Menurut kalian, apa yang salah?

(Al Fatin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 komentar

  1. branding & promosi kurang, kecakapan bhs Inggris oleh penduduk lokal juga kurang, infastruktur penunjang banyak yg kurang memadai & ada juga yg tdk terawat, di sono ga ada tkg parkir liar, minim premanisme berkedok ormas, minim pungli. kalaubsemua faktor itu dituntaskan, insha Allah pariwisata kita bisa jauh mengungguli. kita ngga kekurangan spot wisata yg menarik, kita kurang pandai mempromosikan

  2. liat menteri pariwisata nya Wowo waktu menghadap DPR waduh..malu2 in
    ditanya data aja clingak- clinguk nengok stafnya
    padahal punya gelar berderet- deret 😂😂😂

  3. Indonesia banyak pungli, preman, penduduk yg tukang getok wisatawan dan fasilitas serta infrastructure pariwisata alakadarnya.

  4. udahlah…. jangan banding² +62 ama negara lain, udah pasti kalah dalam bidang apapun, KECUALI ….. kebodohan, kemalasan, kebohongan. BIKIN SEDIH AJA

  5. Boro-boro benahin pariwisata wong untuk kebutuhannya rakyatnya saja sudah amburadul bagaimana mau menarik minat wisatawan asing. sumbernya adalah pemimpinnya tak punya kapasitas dan menteri-menterinya sangat tak kompeten