Kalau Rupiah terperosok diem-diem aja. Kalau naik seuprit udah minta dipuji-puji

Rupiah kembali menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,47% ke level Rp18.089 per dolar AS pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Pelemahan ini membuat rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000, sementara di saat yang sama yuan China, dolar Singapura, dan yen Jepang justru mampu menguat terhadap dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah dipicu ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed setelah risalah rapat FOMC menunjukkan para pejabat masih berbeda pandangan mengenai langkah selanjutnya. Selama pasar belum mendapat kepastian mengenai arah suku bunga AS, dolar diperkirakan tetap kuat dan mata uang negara berkembang seperti rupiah berpotensi terus menghadapi tekanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. kadrun ketika indonesia dihina dan ada berita negatif di indo : 🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    kadrun ketika iran dihina atau minimal dikritik : 😮😡😡